Beranda > Kisah, Renungan > Bingung…

Bingung…

Hehehe.. satu hari saya mendengar sebuah dongeng dari sahabatku mengenai sesuatu hal kejadian besar dan menghebohkan di Negeri antah berantah nun jauh disana entah dimana binguuuuung… hmm.. inti  dari pembicaraannya sebenarnya mungkin membuat telinga kita memerah.. alias panas telinga… tetapi saya memberanikan diri untuk sekedar bercerita dan berbagi saja.. tentunya saya minta dengan kepala dingin dan tidaklah menimbulkan perdebatan… sekali lagi saya minta saudaraku yang membaca.. sekali kali tidak bertanya mengenai keabsahan dari berita tersebut… Mari kita sama sama mengambil hikmahnya saja dari pokok pembicaraan ini… karena kalau diperdebatkanpun saya tidaklah mengerti dan tidak bisa menjawab… hehehe… nanti saya bisa bisa  bertambah binguuuung… :mrgreen:

Intinya satu hari sahabatku bercerita bahwa dia menerima bocoran… dari alam sebelah… entahlah sebelah mana saya juga binguuuung…  bahwasanya  jemaah haji tahun kemaren *pokonya kemaren gak tahu yang mana*… di negeri antah berantah… yang konon nun jauh di sana.. dan terkenal sebagai negara kaya raya  dan menganut nilai nilai spiritualias sangat tinggi.. *konon katanya*… naaah… yang mendapat “stempel haji mabrur” dari langiiiit… hihihi… *manggut manggut pura pura ngerti*… dari sekian banyak jumlah jamaah haji yang menunaikan ibadah hajinya… *400.000 orang jamaah mungkin lebih*… hanya empat belas <14> orang saja nyang mabruuur.. *coba hitung berapa percentagenya*… dan yang lebih parahnya lagi satu stempel diberikan kepada salah satu jamaah haji yang tidak jadi berangkat karena ada sesuatu halangan.. hihihi.. *geleng geleng*.. masa iya sih… *gak percaya*… sama saya juga gak percaya… beneraaaan… kok pada engga percaya siiih… hihihi… bingung… tulisan tuh kok bolak balik dekok yaaaa… pokoke beneran saya juga endak percaya… alias enda tahu… enda ngertiiii… dan bikin binguuuuung…:mrgreen:

Hmm.. dari perbincangan itu.. akhirnya… saya berfikir terserah benar atau tidaknya… mengenai ada tidaknya stempel haji mabrur dari langit… hihihi… wooow.. andaikan itu.. yayaya… andaikan berita itu memang benaaar benaaar terjadi disana di negeri antah berantah yang jauh di sana… sudah separah inikah… sudah seburuk itukah… apa menjelang kehancuran yang sangat bagi umat islam di sana… terus mereka yang banyak itu pergi kesana ngapain saja… apakah hanya jalan jalan… atau bagaimana… dan seharusnya juga bagaimana… padahal konon lagi mereka mereka itu pulang dengan gagah dan mungkin bangga serta sedikit sombongnya.. *mungkin*… daaaan… cuma buang uang aja aaaah.. waaaaah.. akhirnya saya juga bingung dan semakin tidak mengerti… alias benar benar binguuuuuuuung… mungkin juga si botol kosong sudah ketularan mas Lambang… *sok Narsies tapi nggilani tenaaaaan*…  dan bikin mas Pengembara Jiwa dan mas Soemego juga jadi ikutan binguuuuuuuung… :mrgreen:

Hmm.. kalau bingung kenapa pake diposting segala… yayaya… *biarin aja dunk*… terus pertanyaan saya… *kok nanya*… apakah sebenarnya haji mabrur… sama enggak yaaa… fitraaaah diriii.. beda yaaa… seperti waktu lebaran… kembali fitrah setelah menjalani ibadah puasa… terus fitrahnya yang mana… waaaah tambah bingung.. binguuung.. dan binguuuung… bantuin yaaa… mungkin yaa… mungkin tidak… kira kira kalau memang begitu adanya… mengapa yaaa.. ataukah harus begitu… waaaah makin tambah bingung… untungnya terjadinya di negeri antah berantah yang konon jauh di sana… teruuus… kok susah yaaa… mau jadi haji mabrur… atau lebiiih mudaaah jadi hajiiiii mabuuuur… mabur kesini… mabuuur kesanaa… mabuuuuur daaaah pokoke… teruuuus mohon petunjuk sesepuh bagaimana biar mabuuuuuuur… eeee… mabruuur.. biar hal ini tidaklah terjadi disini… dan tidak tertimpa virus binguuuuung… hehehe.. engga nyambung binguuung daaaah…:mrgreen:

Akhir kata… Semoga kejadian di negeri antah berantah yang konoooon katanyaaa nun jauh di sana itu… mudah mudahan tidak akan pernah terjadi di sini… yayaya… disini… dan dapat menjadi pelajaran bagi negeri kita tercinta… negeri yang sangat mengagungkan nilai nilai spiritual… nilai nilai keagamaan… nilai nilai kebenaran… nilai nilai moralitas… nilai nilai budi pekerti yang luhur..  nilai nilai ketuhanan… nilai nilai kejujuran… nilai nilai kasih sayang… semoga kita memohon kepada ALLAH SWT bahwa rombongan haji dari Negara kita semuanya mabruuuuur.. tanpa kecuali… biar tidak binguuuuuuung… widiiiiiiiiiiw… bayangin percentage nyang benar benar beribadah sama nyang cuma wara wiri… *bentar saya bayangin dulu*… *hiiiiiii tatuuuuut aaaaah ngeri*… dan menjadi satu masukan yang teramat penting agar kita menjadi haji dalam diri masing masing… yayaya… ini merupakan satu contoh yang nyata ketika Bentuk dan MaknaLahir dan BathinLaku dan Esensi.. tidak bergandengan erat dengan mesra… sehingga mereka melakukan pekerjaan yang sia sia belaka… sekedar euforia dan hura hura… wallahuallam…

Salam Sayang

Salam Taklim

Salam Kangen

Salam Sejati.. *sampai mati*..:mrgreen:

Tulisan yang berhubungan : ZOMBIE = Mayat Hidup , Krisis Multi Dimensi , Sudahkah ALLAH menjadi Raja dalam diri , Ego Palsu

  1. 14-06-2009 pukul 03:44

    Nggak usah bingung dech…. Soal haji mabrur, serahkan saja sama Yang Kuasa, takutnya malah merasa sudah menjadi haji mabrur kalau tahu definisi dan deskripsi haji mabrur.
    Nitip PR buat yang mau haji ke-2 kali dst; “tidak adakah ibadah yang lebih penting dan lebih utama selain kembali berhaji, kalau memang semua ibadah adalah dalam rangka menggapai ridla Allah SWT?

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 08:11

      hehehe.. hal terpenting dan terutama sering terlupakan bagaimana caranya kita menjadi haji di dalam diri apalah arti bentuk tanpa makna..
      Salam Sayang

  2. 14-06-2009 pukul 04:47

    Wew..
    Mabrur..
    Semoga segera bisa ksana..😉

  3. mujahidahwanita
    14-06-2009 pukul 06:12

    Haji mereka tdk Mabrur karena mereka tdk mengetahui hakikat dari pada haji yg sesungguhnya. Kebanyakkan dari mereka pergi haji hanya untuk berhajat agar apa yg di inginkannya dapat terpenuhi/tercapai, sesampainya di sana mereka sibuk berbelanja untuk oleh2 sepulang dari haji. Ingatannya tdk lagi tertuju kepada Allah akan tetapi lebih tertuju selain dari pada Allah. Sehingga melupakan tujuan utama dari Ibadah haji dan yg lebih memprihatinkan lagi…banyaknya para jema’ah yg tdk mengenal akan Allah.

    Salam sejati

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 08:41

      begitulah adanya saudariku Mujahidah nyang baik.. banyak yang berjalan dan melakukan sesuatu tanpa pernah mengerti dan mencoba memahami Esensinya.. sangat disayangkan.. sehingga sia sia belakalah perjalanan mereka semuanya..
      Salam Sayang
      Salam Talim

  4. 14-06-2009 pukul 06:29

    semoga kita semua bisa dan sempat berhaji…
    dan semoga kita semua menjadi haji yang mabrur…
    amiin…
    🙂

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 08:16

      @ Arta sastra & Hafid Algristian
      hehehe.. yayaya.. semoga Allah memberikan kesempatan yang baik.. tetapi sebelum itu mari kita temukan haji di dalam diri.. masuk dan temukanlah sebenar benarnya diri.. Fitrah Diri dalam jiwa jiwa yang tenang sebagai pembuka pintu ketuhanan.. temukan makna dan esensi maupun jiwanya.. sehingga ketika Allah mengijinkan semua terlaksana dengan baik..
      Salam Sayang

  5. 14-06-2009 pukul 07:34

    pagi abang….
    met berlibur ya.
    wah blue mau banget kesana …..doakan yah
    salam hangat selalu

    pa cabar?

  6. 14-06-2009 pukul 08:08

    haji mambrur memang setiap orang yang berhaji menginginkannya. kang informasinya dibuka aja kalo kejadianya di negri kita sendiri tulis aja. kan ga bakal dipenjara.heeehhhee

    Doain ya aku juga pengen banget kesana ,kang mau bayarin ga naik hajinya. kalo mau kontak aku ya di gmail. ditunggu lhoo

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 08:48

      @ bluethunderheart & Kawan Lama 95
      iyaaaa saudaraku blue dan Kawan Lamaku yang kukasihi semoga kalian berdua bisa secepatnya berangkat kesana.. diberikan rejeki oleh Allah SWT.. tetapi sebelum berangkat mari kita raih Fitrah Diri didalam Jiwa Jiwa yang Tenang.. masuklah dalam ketenangan jiwa.. sebagai permbuka pintu ketuhanan sehingga gelar dihadapanNYA sudah haji Mabrur dan kita sempurnakan dengan keberangkatan lahiriahnya..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu..😆

  7. guskar
    14-06-2009 pukul 08:35

    bingung…bingung…ku memikirnya…mabrur…nggak…mabrur… nggak.. mabur..ya…mabur…ya…
    beribadah haji itu sangat menenteramkan hati dan jiwa, juga menyenangkan.
    niat saja nggak cukup kawan, segeralah ke bank membuka tabungan haji. biarkan Gusti Allah yang menambah tabungan haji itu. mumpung masih muda.

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 08:52

      hehehe.. saudaraku Gus Kar nyang baeeeek.. benar adanya semua itu.. tapi yang utama dan terutama raihlah Fitrah diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang.. mari kita mulai memikirkan dan meraih ESENSI peribahan kita sehingga ketika Laku dan Esensi.. Lahir dan Batin sambung menyambung.. subhanallaaaaaah.. ruaaaaaar biasaaa.. kembalilah kita menjadi manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu😆

  8. 14-06-2009 pukul 10:17

    sebuah niat yang benar-benar iklhas untuk berhaji Insya Allah sudah bernilai ibadah

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 10:28

      iya maaas sunarno nyang baek.. mudah mudahan kita bisa memurnikan niat kita dan mencapai esensi dari peribadahan kita..
      Salam Sayang

  9. 14-06-2009 pukul 11:14

    *400.000 orang jamaah mungkin lebih*… hanya empat belas 14 yang mabrur Astagfirullah… Ada Apa Dengan Cinta…
    Saia suka yang kalimat penutup nya :

    Salam Sayang

    Salam Taklim

    Salam Kangen

    Salam Sejati.. *sampai mati*..

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 15:53

      yayayaya.. kalau benar begitu.. bahkan sejujurnya memang lebih dari begitu.. sungguh mengerikan sekali.. apakah ini pertanda akhir jaman.. wallahuallam
      Salam Sayang
      Salam Taklim
      Salam Kangen
      Salam Sejati.. *sampai mati*..

  10. 14-06-2009 pukul 16:07

    kang, mbok tolong dijelaskan dulu yang ‘mabrur’ itu yg seperti apa…
    dan yang tidak ‘mabrur’ itu yg bagaimana…

    kasihanilah tong kosong seperti saya yang gak ngerti apa2 ini…

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 16:46

      waaaaaaaaah.. dah di bilang di atas jangan tanya yaaa.. nanti sama sama binguuuuuuuung.. intinya lihat dan baca bentuk dan makna.. serta zombie.. hihihi.. *kurang ajar banget yaa*.. biarin dah..
      Salam Sayang

      *tongdanbotolesamasamakosongpiyeikireeek*

  11. 14-06-2009 pukul 17:09

    emm emmm… niat e pokok ikhlas ndak buat pamer pamer dan gelar H.

    • kangBoed
      14-06-2009 pukul 18:45

      hehehe.. bicara niatnya ikhlas… betuuul sekali… tetapi mari kita kaji mengenai ikhlas ini… dengan cintanya seorang ibu begitu tulus dan ikhlasnya rela kurang tidur semalaman demi bayinya… yayaya.. salah satu contoh… ikhlas.. rido.. semua adalah buah dari CINTA… cinta yang tulus dan murni barulah menghasilkan keikhlasan… hmm… ternyata ikhlas itu tidak semudah itu.. harus melalui penyerahan diri total kepadaNYA… dan masuk dalam ketenangan Jiwa… dan menempuh jalan CINTA… subhanallaaaaah.. untuk itu mari kita menjadi manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin…
      Salam Sayang

  12. 14-06-2009 pukul 18:52

    susah ternyata hanya untuk ikhlas saja ya kang, sulit sekali.

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 20:32

      hmm.. jika kita jadikan tujuan memang sulit sekali… tetapi jika kita membayangkan nikmat yang sudah DIA berikan… dan masuk dalam penyerahan diri total… dan rasa Cinta mulai terbangkitkan jangan kaget jika tiba tiba kita menjadi ikhlas karena anugerahNYA
      Salam Sayang

  13. sikapsamin
    14-06-2009 pukul 19:59

    waaah…bos..booss..booosss kangBoed, maaf bingungnya jeddah duluuu bos….
    ini sangat..sangat serieeuuus, sudah masuk klasifikasi Ultra Gawat Darurat…
    menurut hasil penelitian lab. Ibadah Percintaan Murni, ini Wabah-Bingung percepatan penularannya Ultra-Cepat tapi Ultra-Sulit Terdeteksi. Dan yang Ultra-Mengkhawatirkan, para penderitanya MERASA MAKIN MABBRURRR…
    jenis virusnya H1N4(baca:Hina&NistA)…
    ini harus segera tindakan Ultra Cepat dan Tepat, Evakuasi Ultra Besar-Besaran…
    saya harus ultra-segera menambah sedikitnya 999 jadwal penerbangan baru IPM000…

    bos..booss..booosss…wooo masih bingungng

    ya..sudah…aku jo melok bingung…rek…

    Hai…sedulurku kabeh.. WASPADALAH..WASPADALAH..waspadalah…..w a s p a d a l…..

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 20:36

      Hehehehe… yayaya.. memang persoalan ini sangat serius… begitu banyaknya manusia Zombie dan Mayat Mayat Hidup… mereka melupakan Ubudiyah… melupakan memurnikan hati nuraninya..
      Entahlah.. mau jadi apa jika semua sudah tidak selaras… apalah arti laku lahiriah tanpa batiniah bergandengan dengan mesra… semua hanya omong kosong belaka…
      Salam Sayang
      Salam Hormat
      Salam Taklim
      Salam Rindu untukmu..😆

  14. 14-06-2009 pukul 20:23

    kalo bingung coba celananya di balik… maka kosongkan pikiranmu dang hadapkan ada pencipta… tanyakan dan kau akan menemukan jawaban

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 20:38

      Padahaaaaal.. saya niru ilmu soewoeng lhooooo.. maka keluar jurus bingung… berarti panjenengan pake celana di bolak balik yaaaa biar awet… huuuuwaaaaakaaakakakak..
      Salam Sayang

  15. 14-06-2009 pukul 20:56

    Saya ikut Bingung dengen negeri “antah berantah” he… bingung kapan saya akan kesana?
    btw: Saya jadi merinding Kang, blog ini penuh dengan kata-kata sayang…🙂
    KangBoed Blog anda sudah di link, bolehkan saya minta link balik? supaya silaturahim semakin terjalin🙂
    Salam kenal!

  16. 14-06-2009 pukul 20:57

    Salam sayang juga🙂

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 22:39

      hehehe.. oke deh.. nanti sekalian saya add link nya yaaa.. yayaya.. supaya persahabatan kita makin erat dan bisa berangkat ke negeri antah berantah.. weleh weleeeh.. hihihi.. merindiiiing juga jadinya yaaaa.. tetapi geli geli nikmaaaaat.. beuh..
      Salam Sayang

  17. 14-06-2009 pukul 21:04

    Semoga bisa mabur kesana dan mabrur ya kang…amiiiin

  18. 14-06-2009 pukul 21:16

    hehehehe kalau bingung mau mencari gelar, jadi haji aja… gelar H didepan kan populer di negeri ini, apalagi KH. ngalah-ngalahin gelar prof.Dr,M.Eng,M.Sc dan sebagainya…..🙂

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 22:48

      @ buweeeel
      hehehe.. yayaya.. mari kita mabuuuuur.. mabruuuuuuur.. amiiiienn..
      Salam Sayang

      @ ardianzzz
      hehehe.. iyaaaa.. beneeeer tuh.. dah mulai kebanyakan gelar yaaaaa.. melebihi lulusan sekolahan yang kadang jarang di panggi pak insinyur.. pak dokterandes.. pak sarjana ekonomi.. malahan nyang TOP.. pak Haji.. hehehe.. beneeeeer tuh..
      Salam Sayang

  19. 14-06-2009 pukul 21:28

    Istilah haji mabur ato haji mabrot ntu sebenere hanya khayalan orang kita dulu kang. Yang ada adalah wajib haji bagi yang mampu.🙄 Nggak usah bingung, wong aku juga sudah aliran bingungan😀

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 22:59

      hehehe.. yayaya.. bener mas saya merasa binguuuung maas koooook.. ternyata postingannya masih nyambung yaaaaaa sama ZOMBIE = Mayat Hiduuup.. brrrrrrr.. kok merinding kabuuuuuuuur aaaaah..
      Salam Sayang

  20. zal
    14-06-2009 pukul 22:13

    ::He…he…KangBoed, bingung opo nyindir ki yooo…, lha haji itu apa toh…, kalau jumlah 14 itu bahasanya perhitungannya sangat sedikit, opo iki juga bukan perumpamaan saja, lha ada yang nggak jalan kesana juga dapat mabrur, ki maksude opo toh…
    dari kisah jumlah yang mabrur karena pergi berhaji lebih banyak dari yang tidak pergi, jika berita itu merupakan kiasan. apa bukan bermakna bertindak lebih baik dari yang diam…, he..he…kangen ke boloku sitok iki..

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 23:07

      hehehe.. panjenengan memang bolo kembaranku nyang pancen oyeeee.. sebenarnya keduanya beneeer.. secara nyata dan secara perumpamaan.. beginilah adanya seperti ini.. mengerikan sekali terlalu banyak Zombie dan Mayat Hidup.. yang berkeliaran di sekitar kita.. bahkan mungkin kita juga adalah Mayat Hidup..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu..😆

  21. 14-06-2009 pukul 22:25

    Whaaaaaaaaaaaa….Kang Boed lage BINUN..??
    Allloooooooooowwwwwww pa kabar Saudaraku TERCAYANK???
    Hiiiiiiii…rupanya dah NGIDAM mo naik HAJI kok sampek binun-binun gonoh….

    Emang apaan tuh HAJI MABRUR….klu HAJI KABUR dah banyak kita lihat….maksudnya HAJI yg suka bawa KABUR anak tetangga sebelah…Whaaaaaaaaaaaaaaks…

    Nyok JOGETAN kang, dah lama gak berjogetan….

    Salam CAYANK celalu

    • KangBoed
      14-06-2009 pukul 23:15

      Huuuuwaaaaaakaakaakakak.. kamana wae juragan teh meuni kangeeeeeeen.. meuni sono.. si mBaaaah Gundul nyang baeeeek.. yayaya.. beneeeeeeeer tuuuh.. banyak nyang bawa kabuuur anak tetanggaaa.. hehehe..
      yayaya.. nyanyi aja yaaa mbaaaah..
      binguuuung.. binguuuung.. aku binguuuuuuung..
      pusiiiiing.. pusiiiiiing.. aku pusiiiiiiiiing..
      binguuuung.. binguuuung.. aku binguuuuuuung..
      pusiiiiing.. pusiiiiiing.. aku pusiiiiiiiiing..

      weleh welwh tambah panjang binguuuuuuuuuuuuungnya
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu..😆

  22. 15-06-2009 pukul 05:56

    Pagi Mas.
    Ndak usah bingung
    karena mas tuh sa’benere ga’ bingung
    cuma etok3e biNUN
    supaya terlihat seolah biNUN beneran
    padahal ndak biNUN
    salah ya mas? akh sok tau aqu😦

    sy jug ga’ biNUN lagi kok mas
    dah ngerti kalau salam sayangnya mas itu
    sudah satu merk jalan-nya njenengan.
    nah loh apa hubungannya yaaa🙂

    nice posting
    terbungkus apik, seolah … dan seolah…
    sy perlu belajar banyak dari Mas tuk –
    bungkus membungkus cerita.

    masalah haji mabrur … ada dalam nurani masing2
    ada yang berat memanggul lahiriah stempel berhaji
    ada yang sebaliknya. tinggal pilih yang mana.

    wah panjang banget ya comment sy😦
    salamku sajaH, belum berani pake sayang.
    masih nyangkut terus di Allah🙂

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 19:03

      hehehe.. yayaya.. hati hati kena virus bingung.. memang sudah saatnya kita semua yang berkumpul mulai melangkah dalam kebersamaan.. bergandengan tangan mencari tujuan dan makna kehidupan.. silih asah.. silih asih.. silih asuh.. menebarkan rasa Cinta Damai dan kasih sayang.. sama sama berusaha menjadi manusia seutuhnya meliputi yang lahir dan yang bathin.. janganlah kita terus tertipu oleh bungkus tanpa isi.. karena akan dibuang percuma saja.. mari kita temukan sebenar benar diri.. temukan fitrah diri.. dalam Jiwa Jiwa yang Tenang dengan tiket laa hwalla walla quwata..
      Salam Sayang

  23. 15-06-2009 pukul 08:25

    walah, bener2 ikut bing saya kangboe. kok demikian fantastis perbandingan antara jumlah jamaah dan yang berpredikat hj mabrur, hehe …. jangan2 di negeri antah berantah itu haji sudah menjadi bagian dari sebuah komoditas, sehingga esensi spiritualitasnya telah tergadaikan oleh kepentingan2 sempit dan sesaat. doh, mudah2an saja ndak begitu.

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 19:09

      weleh weleeeeeh saudaraku mas Sawali selalu tajam penilaiannya.. begitulah adanya.. ketika semua sudah tertipu oleh bentuk.. maka semua menjadi tiada maknanya.. hanya menjadi sesuatu komoditi dan kesombongan belaka untungnya terjadi disana di negeri antah berantah bukan disini.. hmm.. mengerikan sekali jika lahiriah dan batiniah tidak bergandengan dengan mesra..
      Salam Sayang

  24. 15-06-2009 pukul 08:42

    betul, kang
    ndak usah bingung
    mabrur atau ndaknya, kita serahkan kepada Yg Di Atas, karena ini adalah masalah yang gaib yg tidak bisa dilihat oleh makhluk.
    wah kok jadi sok dewasa gini ya diriku😀

  25. sakainget
    15-06-2009 pukul 09:42

    bagi sayah, mabrur ato nggak itu bukan urusan manusia
    seperti halnya pemandangan sekitar kita ketika banyak orang menentukan ini dosa, itu dosa, kamu berdosa.
    selama kita berbuat baik tanpa dihantui rasa bersalah, kenapa harus bingung kang Boed? sekarang sy yg jadi bingung dengan kebingungan kangBoed..:mrgreen:

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 19:15

      @ ~noe~ dan Saka inget
      hehehehe.. hanyalah satu gambaran jika manusia berjalan tertipu bentuk dan melupakan makna/esensi.. sebagai pelajaran bagi kita semua untuk menselaraskan lahiriah dan batiniah berpelukan dengan mesra.. sehingga jadilah kita sebagai manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin..
      Salam Sayang

  26. 15-06-2009 pukul 09:52

    Stempel Haji Mabrur gampang koq ditengarai… Jika sepulang Haji pribadinya semakin baik semakin santun.. tetangganya gak ada yang susah, saudaranya gak ada yang melarat, semua diperhatikannya. Masjid dan surau tidak pernah bersih dari jejak kakinya… semuanya lillahita’ala …itulah salah satu haji mabrur.

  27. 15-06-2009 pukul 10:07

    Dapat stempel Haji Mabrur ..bahkan ketika belum menginjak Tanah Suci sama sekali.. what a beautiful ending..

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 19:51

      @ Dipolaksono
      hehehe.. benarlah semua adalah gambaran manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. manusia yang menebarkan cinta dan kasih sayang.. hidup dalam ketenangan jiwa.. subhanallaaaah.. ruaaaaaar biasaaaa..
      Salam Sayang

      @ Xitalho
      yayaya.. ending yang baik di tengah keadaan yang begitu mengerikan.. bagaimana kita bisa meraih nilai peribadahan jika hati nurani manusia sudah terlanjur setengah mati.. sungguh Zombie dan Mayat Hidup bergentayangan.. tertipu segala macam kepalsuan.. untung saja tiada terjadi di sini..
      Salam Sayang

  28. 15-06-2009 pukul 10:10

    saya hanya bisa berdoa semoga mereka yang tulus bisa jadi mabrur, cuman masalahnya apa sih arti doa saya😀

  29. 15-06-2009 pukul 12:18

    Betul kang ga’ usah bingung, mabrur atau tidaknya ibadah haji seseorang itu tergantung nanti setelah menyandang titel haji..

  30. Fietria
    15-06-2009 pukul 12:35

    lucuuuuuuuuuuu

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:00

      @ Suryaden
      Saudaraku mas Suryaden yang baik.. marilah kita mengambil hikmah sebaik baiknya dari perjalanan tersebut.. sungguhlah jangan sampai terjadi terhadap kita.. marilah kita bergandengan terus menemukan diri sebenar diri.. agar tiada menyesal kita nanti.. karena semakin hari keadaan semakin tiada menentu..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu..

      @ mas Her
      biarlah kita belajar dari kisah tesebut.. mulai menata diri dan mencari makna kehidupan di alam ini.. menata diri dan menemukan diri sebenar benarnya diri agar tiada menyesal kita nanti.. mari kita bangun kebersamaan dalam cinta dan kasih sayang.. silih asah.. silih asih.. dan silih asuh..
      Salam Sayang

      @ mBak Fitria
      hehehe.. yayaya.. mbak Fitrie yang baik.. lucuuuuuuuuuuuu..:mrgreen:
      Salam Sayang😆

  31. celetukansegar
    15-06-2009 pukul 12:36

    Tidak semua orang yang melakukan ibadah haji otomatis mendapat “predikat” Haji Mabrur”.
    Jelasnya klik Gapai Haji Mabrur</a)

    Tapi kalo nggak bisa dapat Haji Mabrur, paling tidak kan sudah dapat Haji Mabur

    Salam Brrrrr mabur!

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:13

      huuuuwaaakakakak.. hehehe.. mas Celetukan Segar nyang baik benar semua memang benaaaaaar adanya.. yang harus diperhatikan 14 orang.. menyedihkan sekali.. ketika bentuk dan makna berseberangan.. Laku dan Esensi tiada bertemu.. Lahir dan Bathin tidak bergandengan mesra.. entahlah apa jadinya.. kacaaaaau balaaaaaau.. hampa tiada guna..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu..😆

  32. 15-06-2009 pukul 13:55

    kang, itu prosentase cara ngitungnya gimana yak?
    ah, pasti jawabnya gak usah dipikirin, hehe
    yang jelas, salah satu do’aku, sempatkan umur dan rejeki ini untuk sampai beribadah haji.
    amiennn

  33. irma87
    15-06-2009 pukul 14:41

    Lam kenal ya…
    btw knp harus binggung???

  34. 15-06-2009 pukul 15:47

    nggak semua haji menjadi mabrur…

    kalo bingung pegangan Kenanga ajah

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:08

      @ Dian
      biarlah kita belajar dari kisah tesebut.. mulai menata diri dan mencari makna kehidupan di alam ini.. menata diri dan menemukan diri sebenar benarnya diri agar tiada menyesal kita nanti.. mari kita bangun kebersamaan dalam cinta dan kasih sayang.. silih asah.. silih asih.. dan silih asuh.. mulailah kita melangkah untuk menjadi manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin
      Salam Sayang

      @ Irma 87
      Salam persahabatan mbak Irma.. yayaya.. jangan bingung.. beneer marilah kita mengambil hikmah dari kisah tersebut.. dan mulai menata diri.. menemukan Fitrah Diri.. masuk dalam Ketenangan Jiwa..
      Salam Sayang

      @ Kenanga
      hmm.. hehehe.. yayaya.. mbak Kenanga yang baik mari melangkah terus lebih maju masuk ke dalam diri menata diri menemukan kesadaran diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang..
      Salam Sayang

  35. 15-06-2009 pukul 16:22

    syariatnya syariat…
    hakikatnya syariat…
    syariatnya hakikat…
    hakikatnya hakikat…

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:17

      weleh weleeeeeh.. bener bener dibuka semua.. hihihi.. yayaya.. yang terpenting mas Mahendra nyang baik sudah saatnya kita bersama membangun kebersamaan dan menebar Cinta Damai dan Kasih Sayang.. silih asah.. silih asih.. silih asuh.. menata diri membangun hati nurani menjadi manusia seutuhnya..
      Salam Sayang

  36. 15-06-2009 pukul 17:01

    menjadi haji mambrur itu harapan
    agar indah tata kelakuan
    semoga haji Indonesia
    haji sebenar

  37. 15-06-2009 pukul 18:27

    terima kasih atas kunjungannya

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:22

      @ Achoey
      yayaya.. saudaraku mas Achoey yang terkasih.. semoga saja mas.. dan bagi kita yang berkumpul disini semoga menemukan Fitrah diri dalam Ketenangan Jiwa..
      Salam Sayang

      @ Syaiful
      hehehe.. kembali kasih mas syaiful yang baik.. semoga berkenan mampir dan berbagi disini..
      Salam Sayang

  38. 15-06-2009 pukul 20:36

    Wadhooooooooooowww…
    Kolom KOMENTNYA diborong semua sama PEMILIK….

    Nyari tempat tuk naruh KOMENT saya….

    • KangBoed
      15-06-2009 pukul 20:44

      huuuuuuuuwaaaaaakaakakak.. hehehe.. lagi egois niiih mbaaaaaaah.. *malu muka merah*.. untung kulit mukanya tebal.. jadinya cuek bebek aja.. hehehe.. akhirnyaaaa dikau datang lagi sayaaaaaaaaaaaaaaaang..
      Salam Sayang
      Salam Kangen
      Salam Rindu
      Peluk cium.. cium ciuman.. *wueeeexzxzx*..:mrgreen:

  39. 15-06-2009 pukul 21:46

    manusia “berkualitas”tidak terpengaruh oleh pujian atau celaan,tidak meratapi yang telah lewat,tidak merisaukan apa yang akan datang,tidak peduli pada label2 yang ditempelkan orang pada dirinya atau pada orang lain.

    yang penting;tegar-mantab-tidak bingungan.

    sugeng karaharjan KangBoed.

    • KangBoed
      16-06-2009 pukul 00:01

      hehehe.. terima kasih atas nasihatnya sedulur sepuhku Yangkung yang kukasihi.. hanya sekedar mempertegas yang sedang terjadi di negeri antah berantah yang membingungkan saja.. hehehe
      Salam Sayang
      Salam Rindu.. untuk mu

  40. lor Muria
    15-06-2009 pukul 23:57

    Weleh weleehhh…
    koq pada binguungggg…?????!!!
    yang naik haji aja nggak bingung?? kenapa jadi bingung yaaa???

    ndak ikutan komen aja, nanti malah ikut bingung.

    jadi batu aja nyemplung disamudra cepet nyampainya..hehehe..

    Diamnya batu lebih sulit dari diamnya pohon

    Sugeng ndalu KangBoed
    Rahayu

    • KangBoed
      16-06-2009 pukul 01:03

      hihihi.. masalahnya hanya gambaran saja sudara sejatiku Lor Muria nyang baik hanya sekedar senda gurau belaka.. takut ditimpuk buka rahasia.. hehehe.. hihihi.. jadi ingat waktu kecil berenang gaya batu sampe dasar kolam cepet bener.. hehehe..
      Salam Sayang
      Salam Rindu.. untukmu..😆

  41. 16-06-2009 pukul 12:53

    moga makin maknyus ajah ya kang….

    • KangBoed
      16-06-2009 pukul 15:05

      hehehe.. semoga ya mas buweeel.. biar mas buweeel tambah maknyus aja yaaa..
      Salam Sayang

  42. 17-06-2009 pukul 14:20

    kang, kalau begitu banyak yg haji tomat yah? haha.
    tobat terus kumat lagi.

    link akang, aku add di http://www.bencanajawa.com juga ah.
    terima kasih udah mampir yah.🙂

    • KangBoed
      17-06-2009 pukul 17:53

      hehehe.. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang.. mari kita bangun kebersamaan.. silih asih.. silih asah.. dan silih asuh..
      Salam Sayang

  43. 18-06-2009 pukul 02:54

    mabrur dan nggak mabrurr bukanlah tolak ukur dari pengakuan manusia. yang merasakan adalah diri masing-masing, dan tentunya masing-masing diri memiliki pengalaman perjalanan spiritual tersendiri. yang dimana, segala sesautu karuani maupun hal lain yang di dapapti tergantung dari kekhusukan serta amal ibadah. semua adalah milik ALLAH, tanpa ada yang di kecualikan. yang penting tujuannya adalah mencari ridhonya, bukan hanya sekedar mabrur dan nggak mabrur. karena dengan ridhonya, mabrurpun tak bisa dipungkiri nikmat dan kehadirannya….*Setan pada kemana siy* ha ha ha

    • KangBoed
      18-06-2009 pukul 10:51

      huuuuuwaaaaaaaaakaakakak.. hanya sebuah gambaran tentang negeri antah berantaaaaaah yang spritualitasnya tinggi.. tetapi kondisinya menyedihkan sekali.. dimana bentuk dan makna tiada terjalin.. lahiriah dan bathiniah tiada bermesraan..
      Salam Sayang

      • 18-06-2009 pukul 14:13

        itulah yang disebut tragis!!!!

      • KangBoed
        18-06-2009 pukul 18:35

        yayaya.. benar benar tragis.. hanya bagi yang mengerti dan mau mulai menata diri.. membangun hati nurani.. meluruskan jalan kembali..
        Salam Sayang

  44. 20-06-2009 pukul 23:35

    Salam sayang juga kang…

  45. 22-06-2009 pukul 16:41

    bingung yang nentuin mabrur 14 orang sapa?

  46. 22-06-2009 pukul 20:40

    salam sayang kembali🙂

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 21:45

      @ Buweeeel
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang😆

      @ Soewoeng
      hehehe.. yaaaa ntu die saya juga binguung..:mrgreen:
      memangnya dari mana yaaaa Woeng
      Salam Sayang

      @ Munawar am
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang😆

  47. 23-06-2009 pukul 22:54

    Jadi bingung neh, bagaimana tahu hanya 14 orang yang mabrur?

    • KangBoed
      24-06-2009 pukul 00:46

      hehehe… nah entu die namanya juga cerita di negeri antah berantah nyang konon jauh disana.. makanya saya juga BINGUNG… hehehe
      Salam Sayang

  48. 24-06-2009 pukul 15:29

    artikel kangboed,,jd bikin bingung saya jg
    tp haji mabrur memang bs diliat dr kualitas ybs setelah pulang dr ‘negeri antah berantah’
    klo kelakuan sama dg sebelum berangkat yaaa,,haji ‘mabur’ tp klo jd lebih baik dr sisi tindak tanduk,,5 waktunya dll..itu haji’mabrur’

    sdkt biar g tambah tambah ‘bingung’

    • KangBoed
      24-06-2009 pukul 16:50

      hehehe.. saudaraku.. jangan bimbang dan ragu… biarlah kebingungan itu menjadi pecut yang kuat.. agar tidaklah terjadi di negeri kita.. karena hanya JIWA JIWA yang TENANGlah.. yang dapat kembali kepadaNYA…
      Salam Sayang
      Salam Taklim

  49. 10-07-2009 pukul 09:13

    Salam sayang..dan cinta selalu.. :))

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang sahabatku

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: