Beranda > intermezo, Renungan > Menatap tanpa Daya

Menatap tanpa Daya

Hidup disini hanyalah sementara sekedar mampir belaka
Dentang sang waktu entah kapan kan menjemput tibaaa
Jasad hina dan kotor hancur tiada berbekas di telan bumi
Tetapi Ruh hidup kekal abadi melanjutkan perjalanannya

Didunia adalah ladang untuk bercocok tanam bagi sang diri
Jangan buang waktu sia sia untuk hal tiada guna manfaat
Bergegaslah selagi waktu dan kesempatan masih membentang
Kelak nanti Ruh tiada menyesal menggigil gemertak ketakutan

Wahaaaaaai saudara saudaraku semuaaaaa… pernahkah sekali sekali terbayangkan dalam benak fikiran kita pada suatu hariii… mungkin di saat kita sedang duduk melamun bengong dalam kesendirian… apakah gerangan yang akan dilakukan dan diperbuat oleh ruuuuh kita semuaaa… pada saat malaikat elmaut… malaikat izrail… *sang pencabuuut nyawa*… datang dengan garangnya untuk menjemput kita… dan mulai menarik… membetot… mencabut… dan melepaskan nyawa kita dari tubuh raga jasad hina dan kotor ini ???…

Hmm… sakiiiiit yang luar biasaaa… mengerikaaaan… sungguh menakutkan tiada terkira ketika ajal menjelang dataaang… ketika nyawa meregaaang… tiada sempat berkata ampun dan tobaaat… tiada sempat berkata dan berseru… laa illahaillallah Muhamadarasullillah… tiada sempaaaaat… bahkan untuk berseru Yaaa ALLAAAAH… mulut kakuuuu… bibir membekuuuu… lidaaaaah terkunci rapat rapaaaaaat… dan Ruh pun sedikit demi sedikit mulai diangkat dari ujung kaki… sakiiiiit yang sangatlah ruaaaaarrrr biasaaa… ketika ajal datang menjemput pulang… sementara mata… hati… dan pikiran kita masih dapat merasakan dan menyaksikan kehadiran orang orang tercinta… yang ada di dekat tubuh kita… yang terbaring tergolek lemah lunglai tak berdaya…

Hingga ruh secara perlahan tapi pasti naik menjalar dari kaki… ke pusar… sampai ke tenggorokan dan lepas sempurna sudaaaah… Maka sempurna jugalah ruh kita pergi dari sangkar kurungannya selama berpuluh puluh tahun… Menyaksikan tiada berdaya orang orang tercinta yang menangis menjerit jerit histeris penuh kesedihan… dan jasad kurungannya selama masa hidup di sini telah terbujur dengan keras dan kaku…. tiada mampu bergerak… diaaam… tiada dayaaaa… tiada upaya… bak sebongkah batang pisaaaang…

Ketika ruh kita tak mampu dan tak kuasa lagi untuk berbuat sesuatu apapun… ketika semuanya… bahkan segala macam ego…ambisi… hasrat… keinginan… rencana… harta benda… pekerjaan… rumah mewah… mobil mewaaah… harta berlimpah ruah dan semuanya kepemilikan kita… lepas sudaaah terbang dari erat dan kuatnya genggaman tangan kita… hilang sudah semua saat terputusnya denyut ruh dari dalam tubuh kita… yayaya… ruh kita hanya tinggal mampu memandang…. Melihat dan memperhatikan tanpa daya upaya… Yayaya…. menyaksikan dalam gemertak ketakutaaan… memandang semuanya dari kejauhan sana… tanpa bisa menyentuh lagi apalagi untuk memiliki semua kepunyaan dan harta kita bahkan keluarga kita bahkan tubuhnya sendiri…..

Marilah kita berfikir sejenak… masuklah ke dalam diri masing masing… dalam diam dan tafakur sejenak… saat ini disaat kita semua masih hidup… nafas kita masih turun dan naik menghirup oksigen… ruh kita masih bersemayam dalam tubuh… maka kita terlena… tersenyum… tertawa… menangis… berpikir… berencana…. Bekerja dan berkeluarga… dan seterusnya… Jika nafas sudah berhenti… dan ruh pun lepas meninggalkan badan maka kitapun mati… teruuuus…. Sudahkah terpikirkan oleh kita… Kalau ruh kita itu kekal dan abadi… akan pergi kemanakah ruh kita setelah kita mati ???… jasad seorang Maha Raja tetaplah terpendam dalam tanah dan hancur lebur menjadi tanah… sedangkan Ruh… burung yang sudah lepas dari sangkarnya… kemanakah dia akan terbaaaaaaang… sudahkah dia mengetahui tempat hinggaaaap dan bersemayam yang baik ???…

Ingaaaat !!!… sekali lagi ingaaaaat !!!… bahwa ruh itu kekal dan abadi… sedangkan jasad kita hancur seiring waktu kembali ke tanah… asalnya dari tanah menghilang terurai ke dalam buni… tetapi Ruh kitalah yang akan dimintai pertanggung jawaban kelak nanti…. Ruh akan menjalani siksa kubur dan siksa siksa lainnya jika kita terpuruk dalam gelimang kenikmatan duniawi… berjalan tiada arah menentu mengikuti angan angan meraja… merasa memiliki semua dengan sombong dan gagahnya… merasa diri paling segalanya… bahkan paling benar sendiri… berkuasa tiada batas seakan hidup selamanya disini… mengumbar nafsu dan maksiat di mana mana… mereka lupaaaaa… lupaaaaaa… dan lupaaaaa…

Sebaliknya dari itu… Ruh pulalah yang akan menikmati keindahan dan kenikmatan kubuuuur… dan anugerah anugerah besar lainnya bagi kita yang diridhai oleh Allah… Ruhlah yang akan menerima ganjaran setiap perilaku kita di dunia sekarang ini… ruh akan merasakan pahit-manis… siksa-nikmat… Pedih-bahagia… susah-senang.. secara kekal dan abadi kelak nanti di hadapan Allah… Kekaaaaal dan abadi… Ruh jujur tiada pernah berdusta dalam kesaksiannya kelak nanti… tiada kebohongan dan dusta… tinggal gemertak atau tawa bahagia… jeritaaaaaaaan kesakitaaaaan abadi  atau kebahagiaan sejati bersamaNYA…

Maka persiapkanlah diri kita masing masing sebaik baiknya… selama nafas kita masih mengalir… selama kita hidup…. Mulailah berfikir… bersiap siap… ketahuilah arti dan makna serta tujuan kita hidup dan berjalan di muka bumi ini… agar tiada menyesal nanti… mulailah menata diri… masuk ke dalam diri… temukan diri sebenar benarnya diri… dalam tiket laa hwalla walla quwata… meraih Ketenangan Jiwa dalam tangis sujud syukur…  sebab hanya Jiwa Jiwa yang Tenang yang dapat merasakan dan menikmati indahnya kehidupan dalam kedamaiaaaan di HATI…  dan terus berjalan untuk menemukan jalan pulaaang…  dengaaaan Ridhaaaa dan di Ridhaaaaai… jalan kembali kepadaNYA…  Inalillahi wainaillaihi ro’jiun…. sebagai sebaik baiknya tempat kembali… wallahuallaaaaam…

Salam Sayang

Salam Taklim

Salam Hormat

Salam Sejati… *sampai mati*..:mrgreen:

Tulisan yang berhubungan : ZOMBIE = Mayat Hidup , Krisis Multi Dimensi , Hati yang Hidup , Dentang Sang Waktu , Ego Palsu .

  1. mujahidahwanita
    20-06-2009 pukul 13:06

    Pada awalnya ruh itu bersifat suci tetapi dikarenakan di dalam kehidupan dunia ini, jiwa tidak mengenal akan hakikat dirinya (ruh) dan tidak berkelakuan baik yang sesuai dengan tuntunan agama maka hakikat jiwa (ruh)menjadi ternodai sehingga akan mempertangung jawabkan segala amal perbuatannya selama hidup di dunia ini.

    Bagaimana mungkin ruh yang sudah ternodai dan tidak suci bisa bertemu dan kembali kepada yang memilkik_Nya, sedangkan Allah itu maha suci(ruhul qudus).Hanya ruh-ruh(hakikat jiwa)yang tersucikanlah yang di dalam aplikasi kehidupan dunia telah masuk di dalam kategori nafsul mutmainah(jiwa yang tenang)yang benar-benar akan bertemu dengan Allah SWT, dan mendapatkan kebaikan di sisi_Nya.

    walau kehidupan di dunia itu suatu saat akan mengahadapi kematian, tetapi jadilah orang-orang yang tidak menyia-nyiakan hidup di dunia ini(berahlakul karimah). Meraka yang tidak dapat memanfaatkan hidup yang sementara ini di dalam kebaikkan-kebaikkan maka merekalah yang di firamankan Allah:”Demi masa sesungguhnya manusia itu didalam kerugian…dst” (surah Al-Asr).

    Yang tidak mengerti akan arti dan makna hidup ini takakala ia mati maka matinya akan seperti hewan.(Naudzubillahi min zalik)

    Yang mengerti akan arti dan makna akan hidup ini takkala ia mati menjadilah ia manusia yang di muliakan Allah SWT.

    Salam Taklim
    Salam sejati

    Saya udah absen yg pertama nih… kang.

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 13:25

      hmm.. sungguh benar adanya saudariku Mujahidah wanita yang baik.. sayang sekali banyak manusia tidak mau berfikir.. selalu dan selalu terjebak dalam pusaran arus duniawi.. dari kepemilikan harta.. tahta.. dan wanita sampai kepemilikan diri yang sangatlah kuat sekali.. lebih kuat dari lem yang pernah ada.. seakan tiada kecukupan bagaikan hidup disini adalah kekal abadi selama lamanya.. tiada berfikir untuk mengerti diri sebenar benar diri..
      Apalagi untuk menata diri menyucikan jiwa.. meretas jalan kembali kepadaNYA.. meraih hidup sebenar benarnya hidup.. sangat disayangkan sekali.. andai mereka satu kali dalam mimpinya diperlihatkan bagaimana alam siksa kubur.. hmm.. sungguh mereka akan gemertak dan menjerit ketakutan tiada berdaya.. dan tiada banyak kata selanjutnya untuk bersegera menata diri dan menyucikan jiwaaaaa..
      Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang
      Salam Hormat
      Salam Taklim

  2. 20-06-2009 pukul 13:11

    @Kang Boed
    “Istrimu ladangmu…”, kumaha tah janten bingung… naha keudah nambih deui kitu !! ;(

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 13:28

      weleh weleeeeh.. iyeu si akang haniifa anu kasep teh.. pamajikan atos opat meuni bade nambihan deui kumaha yeeeeeeeeuh.. masih kirangnya..:mrgreen:
      Salam Sayang😆

      • 20-06-2009 pukul 14:08

        @Kang Boed
        Hua.ha.ha.
        Bade masihan Calis kitu ?!
        (lumayan wios teu janten capres/cawapres ge !)
        Kaleureusan nembe hiji, ieu oge teu se-ep se-ep…

        Note:
        Tonk cek-cok, okeh doge hehehe😀

      • KangBoed
        20-06-2009 pukul 14:18

        hehehe😆:mrgreen:😆

        Salam Sayang
        Salam Rindu untukmu..😆

      • 20-06-2009 pukul 14:32

        Ya Allah setiap kali saya datang kesini jadi inget mati terus Kangboed… merinding… inget dosa😦

        btw: Saha nu 4 teh Kang? meni kabita ku nu gaduh 4…:) ka abikeun hiji….
        tapi bukan zombie:)

      • KangBoed
        20-06-2009 pukul 15:39

        Kaaaaaaang Haniifa.. aya nu nyuhunkeun hiji tuuuuh.. waaaaaah.. moal dipasihkeun jiga sinetron wengi di indosiar malahan hoyong keneh nambihan deui ceunah..
        Salam Sayang

  3. 20-06-2009 pukul 13:17

    Assalamualaikum

    wah, bagus bgt postingannya…
    salam kenal…🙂

  4. adi isa
    20-06-2009 pukul 13:33

    percayalah kang,
    kematian itu indah, meski mengerikan dimata…
    itulah jalan “indah” kembali kepada pemilik ruh…

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 13:51

      @ vimey
      Salam persahabatan mbakeee.. semoga berkenan untuk berbagi dan mampir disini.. *muka ngarep*..
      Salam Sayang

      @ Adi Isa
      yayaya.. benaaaar adanya saudaraku mas Adi chayaaaank.. bagi yang mengerti sebenar benar diri dan menata diri serta masuk kedalam diri.. menemukan ketenangan jiwa.. maka kematian adalah saat saat yang dinanti nantikan.. tetapi sayang sejuta sayang banyak diri tiada menyadari dan tiada mau mengerti..
      Salam Sayang

  5. rouftracal
    20-06-2009 pukul 14:06

    Kang Boed, indah sekali kata-kata itu…
    sebelumnya, ane awali dengan…
    “Ane titip obrolan eNggeh Kang”
    sejenak orang akan berfikir, betapa sakitnya saat ajal menjelang, tapi ketika pikiran itu dilanjutkan, selagi kita belum merasakan ajal itu datang, mereka berkata. “betapa sakitnya patah hati (bukannya aku patah hati lho kang, tapi lebih dari itu)aku lebih baik mati daripada harus merasakan sakitnya patah hati karena penghianatan atau yang lainnya” tau artinya kang…???
    Aku kangen pada kawan-kawan Kang,,, kangen sekali, kangen mengisi postingan, tapi aku tidak bisa, aku hanya bisa menitipkan obrolanku lewat media koment kawan. sampaiakn salamku pada semua ya Kang, bilang bahwa aku kangeeeeeen ingin bertatap sua.
    sudah Kang dariku, titip kok banyak-banyak, ngak enak. makasih ya…

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 14:24

      weleh weleeeeeh.. caranya gimana yaaaaa.. buat ngasih tahu yang lainnya maaaaas.. hihihi..
      Btw.. sahabatku yang baik.. marilah kita bangun kebersamaan.. menata diri dalam cinta dan kasih sayang.. membangun kesejatian silih asah.. silih asih.. dan silih asuh.. mari kita meraih ketenangan Jiwa..
      Salam Sayang

  6. 20-06-2009 pukul 14:07

    subhanallah merupakan sebuah wejangan yang sangat berarti bagiku dalam menjalani hidup ini…karena memang benar penyesalan akan datang belakangan sehingga alangkah baiknya kita beruaha dari seakrang untuk tidak menyesal kelak….
    aku bersyukur masih bnyak orang yang menuntunku dalam menentukan kehidupan yang baik menurut ajaran islam…karena ku sadar selama ini sudah terlalu bnyak dosa yang ku buat…
    makasih atas siraman rohaninya wahai sahabat mayaku..

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 14:26

      sahabatku bunga raya yang baik.. marilah kita bangun kebersamaan.. menata diri dalam cinta dan kasih sayang.. membangun kesejatian silih asah.. silih asih.. dan silih asuh.. mari kita meraih ketenangan Jiwa.. Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  7. 20-06-2009 pukul 14:44

    Inilah masalah terbesar kita, bica tentang ruh memang sangat sulit diutarakan.apalagi kalau bicara kematian. hanya orang-orang yang cerdaslah yang berbicara kematian. semoga kita mempersiapkan diri dan mampu meyelesaikan pekerjaan rumah ini dengan baik dan hanya Allahlah sebagai pelindung dan moga kita dimatikan dalam keadaan beriman amien

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 15:41

      yayaya.. benaaaar adanya saudaraku Kawan lamaku chayaaaank.. bagi yang mengerti sebenar benar diri dan menata diri serta masuk kedalam diri.. menemukan ketenangan jiwa.. maka kematian adalah saat saat yang dinanti nantikan.. tetapi sayang sejuta sayang banyak diri tiada menyadari dan tiada mau mengerti.. dan tiada perduli.. sungguh gemertak ketakutan dan jeritan kesakitanlah yang di dapatkan
      Salam Sayang

  8. sikapsamin
    20-06-2009 pukul 15:40

    Menatap TANPA Daya,…disatu sisi…
    Daya TANPA Menatap,…dilain sisi…

    Yok opooo rek…iki…
    KangBoed aku benul-betuuul…gak ngerti…

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 15:45

      hehehe.. saudara sejatiku mas Sikap Samin yang baik.. hahaha.. benar adanya makna yang diungkapkan sampeyan.. hehehe.. biarlah ini menjadi pelajaran kita semua.. untuk mulai menata diri meretas jalan kembali kepadaNYA..
      Salam Sayang

  9. 20-06-2009 pukul 15:47

    Hhhhh.. merinding banget bang!
    nice posting, makasih dah selalu diingetkan ttg kematian🙂
    lam kenal ya

  10. lor Muria
    20-06-2009 pukul 15:54

    Menatap tanpa daya….
    lalu dengan daya apa kita menatap..
    karena kita tanpa daya…????

    Yaa. biarlah yang punya daya yang menatap..
    berarti dia yang hidup…
    karna yang hidup punya daya…
    yang mati tidak berdaya….

    weleeh bingung aku dengan kata kataku sendiri..
    Biarlah yang penting hidupkan hati, nafas, detak jantung dan ruh kita dengan selalu eling lan waspodo lan surti….

    piye kang boed….

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 16:32

      @ faza
      mari kita melangkah maju terus saudaraku.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan..
      Salam Sayang

      @ Lor Muria
      huuuuuwaaaakaakakak.. hehehe.. bisa saja saudara sejatiku lor muria chayaaaaaank.. bukankah Ruh itu kekal abadi.. dulu dia hidup.. sekarang hidup.. dan nantipun hidup kekal abadi.. benaaaaar.. karenanya banyak sekali yang harus dihidupkan.. mari kita ajak yang lain untuk menemukan kesadaran.. fitrah diri.. dalam Ketenangan Jiwa..
      Salam Sayang

      • lor Muria
        20-06-2009 pukul 19:12

        Ya..ya..ya.. memang Ruh itu hidup kekal abadi. Cuman……………
        Banyak yang lagi tidur….bahkan ada yang mati suri….hehehe…

        Btw…Baru sibuk dirumah nih.. banyak tamu seharian sampai 100.
        Kalau ada waktu KangBoed bisa sumbangkan sedikit coment di Rumahnya mbah PJ di zahirku, mungkin harus ada pandangan dari luar biar lebih grengggg…

        Salam sayang dalam rasa sejati
        Rasa itu sampai kesini
        menggetarkan kalbu

      • KangBoed
        20-06-2009 pukul 19:15

        oke!!! meluncur ke TKP.. sambil nggoes sepeda ontel.. hehehe.. waaaah.. agak ngos ngosan neee..
        Salam Sayang

  11. 20-06-2009 pukul 16:04

    Tuhan melalui malaikat-Nya akan mencabut makhluk-Nya tanpa mempedulikan : berapa umur kita,siapa kita dan sedang apa kita.Jika waktunya sudah tiba maka ajal akan datang menjemput.
    Sependapat dengan penulis agar kita menyiapkan bekal sebaik-baiknya dan bekal itu adalah iman dan taqwa.
    Blognya mantap mas
    Salam

  12. 20-06-2009 pukul 16:07

    Tuhan melalui malaikat-Nya akan mencabut makhluk-Nya tanpa mempedulikan : berapa umur kita,siapa kita dan sedang apa kita.Jika waktunya sudah tiba maka ajal akan datang menjemput.
    Sependapat dengan penulis agar kita menyiapkan bekal sebaik-baiknya dan bekal itu adalah iman dan taqqa.
    Blognya mantap mas
    Salam

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 16:36

      hmm.. sungguh benar adanya saudaraku pak Abdul cholik yang baik.. sayang sekali banyak manusia tidak mau berfikir.. selalu dan selalu terjebak dalam pusaran arus duniawi.. dari kepemilikan harta.. tahta.. dan wanita sampai kepemilikan diri yang sangatlah kuat sekali.. lebih kuat dari lem yang pernah ada.. seakan tiada kecukupan bagaikan hidup disini adalah kekal abadi selama lamanya.. tiada berfikir untuk mengerti diri sebenar benar diri..
      Apalagi untuk menata diri menyucikan jiwa.. meretas jalan kembali kepadaNYA.. meraih hidup sebenar benarnya hidup.. sangat disayangkan sekali.. andai mereka satu kali dalam mimpinya diperlihatkan bagaimana alam siksa kubur.. hmm.. sungguh mereka akan gemertak dan menjerit ketakutan tiada berdaya.. dan tiada banyak kata selanjutnya untuk bersegera menata diri dan menyucikan jiwaaaaa..
      Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang
      Salam Hormat

  13. 20-06-2009 pukul 16:07

    Hmmmm….. sebenarnya kegiatan keduniawianpun (yang positif tentu saja) asal niatnya karena Allah, insya Allah akan mendapatkan pahala. Bekerjapun kalau niat karena Allah, insya Allah akan mendapat pahala, bahkan ngeblogpun asal niatnya baik ingin berbagi dan juga karena Allah, insya Allah juga akan mendapatkan pahala.

    Mudah2an dengan selalu mengingat kepadaNya, insya Allah kita minimal sudah mendapatkan pahala walaupun mungkin masih minimal. Tentu saja amal ibadah lainnya perlu juga digenjot…… Tul nggak kangBoed??😀

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 16:39

      Setuju baaaaaaaaaaang Yarri NK nyang guanteeeeng.. cuma saya garis bawahi sedikit yaaaaaa.. karena ALLAH.. hehehe.. berarti.. kita harus menhidupkan bathin.. Hati Nurani terlebih dahulu.. untuk menemukan karena ALLAH.. hanya ada dalam ketenangan JIWA sebagai pembuka pintu ketuhanan
      Salam Sayang

  14. 20-06-2009 pukul 16:16

    Tanpa tenggat waktu (azal) manusia akan berbuat & bertindak tanpa arah, tdk teratur, & hidupnya akan tanpa makna….
    Agar hidup bermakna sy hrs menetapkan batas akhir. Ada sesuatu yg hrs sy raih & batasannya adalah tenggat waktu atau azal…
    terimasih KangBoed…
    _salam anget_

  15. 20-06-2009 pukul 16:25

    Ketika raga terdiam, dan jiwa pun melayang, terbang menembus awan yang berbaris dan saling bergandeng tangan….

    Ketika sore tiba, sang raga merindu jiwa tuk kembali bercengkrama…., akan kah jiwa tak lupa jalan tuk kembali…?? atau terpesona akan keindahan nirwana sehingga enggan tuk kembali….??

    Cukupkah bekal yang dibawa tadi pagi…??
    Raga terdiam dalam lamunan, terendam dalam lumpur kenistaan duniawi….

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 16:47

      @ Acha
      Benaaar saudaraku mari raih bersama sama Ketenangan Jiwa.. kita isi dengan kebangkitan hati nurani dalam Cinta dan Kasih Sayang..
      Salam Sayang

      @ Ijo PunkUjute
      hehehe.. sungguh puisi indah dan menawan.. membangunkan kesadaran yang selalu terpuruk ke bawah.. semoga kita yang berkumpu disini dapat memaknai arti hidup dengan sebenar benarnya dan bergegas memulai menata diri.. dalam kebersamaan.. menebarkan cinta dan kasih sayang.. menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  16. 20-06-2009 pukul 16:31

    saya mendapat pencerahan berharga sore ini. Tengkyu Kang

  17. 20-06-2009 pukul 17:11

    Hhmm…..saling mengingatkan Kang…

    terima kasih ya….

    Assalamu’alaikum………

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 17:38

      @ Seti@wan Dirgan@Ra & Bocah Bancar
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang.. Semoga berkah dan lindungan ALLAH selalu beserta saudara saudaraku semua.. sehingga mau bangkit dan menemukan sebenar benarnya diri..
      Salam Sayang

  18. 20-06-2009 pukul 17:17

    Haturnuhun Kang, “Amar Ma’ruf Nahi Mungkar”
    saya mesti banyak belajar dan meresapi inih ..

  19. 20-06-2009 pukul 18:20

    kayaknya blue perlu belajar apa abang kita ini dech!
    salam hangat selalu
    met berakhir pekan ya

  20. KangBoed
    20-06-2009 pukul 19:08

    @ mascayo & @ bluethunderheart
    Saudara saudaraku mas Cahyo yang guanteng dan blue yang baik.. sudah saatnya kita bangun kebersamaan dalam cinta dan kasih sayang.. silih asah.. silih asih.. silih asuh.. membangkitkan Hati Nurani kita masing masing.. menata diri menuju Illahi.. meraih Ketenangan Jiwa.. sebagai pembuka pintu ketuhanan.. sebagai awal meniti SHIRATTAL MUSTAQIM.. jalan lurus yang tegak keatas dalam Ridha dan diRidhai untuk kembali kepadaNYA.. agar tiada sesal kita nanti..
    Salam Sayang

  21. 20-06-2009 pukul 19:20

    Tulisan yg penuh mutu…
    salam kenal kang😀

  22. 20-06-2009 pukul 19:28

    dengan penuh rasa kasih sayang, saya mengucapkan terima kasih kepada kangboed, saudaraku yang baik hati ini, yang telah memberikan pencerahan tentang masa2 yang pasti akan datang itu, saat manusia tak berdaya menghadapi vonis sang malaikal-maut. semoga kita senantiasa bisa terhindar dari jalan kesesatan dan selalu ditunjukkan jalan yang lurus, amiin.

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 20:11

      @ Yang Putri
      Salam persahabatan Yang Putri yang baik.. kiranya berkenan untuk sering mampir.. *muka ngarep ON*.. saling berbagi mengasah hati nurani..
      Salam Sayang

      @ Mas Sawali
      hmm.. saudaraku terkasih mas Sawali yang baik.. mungkin sudah saatnya yaaaa.. buat kita bersama untuk bebenah diri.. melihat keadaan yang carut marut kian tidak menentu.. jangan sampai kita terbawa arus kehidupan kini yang makin keras.. mari kita yang disini saja dahulu menebarkan Cinta dan kasih sayang.. menemukan ketenangan jiwa.. dalam laa hwalla walla quwata.. sebagai jati diri kita..
      Salam Sayang
      Salam Rindu.. untukmu..😆

  23. 20-06-2009 pukul 20:35

    allohu akbar……ngeri yah kang….ruh kta adalah abadi….moga selalu di ridhoi ilahi…amiiin

  24. 20-06-2009 pukul 20:40

    Terimakasih kang Boed untuk postingnya, refleksi diri yang harus direnungkan tiap manusia.

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 21:07

      @ buwel
      heheehee.. saudaraku mas Buweeeeel sayaaaang.. Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

      @ David
      Salam persahabatan mas David semoga kiranya berkenan untuk sering mampir.. *muka ngarep ON*.. saling berbagi mengasah hati nurani..
      Salam Sayang

  25. 20-06-2009 pukul 20:54
    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 21:13

      @ Jelas Enggak
      heheehee.. saudaraku mas Jelas Enggak sayaaaang.. semoga kiranya berkenan untuk sering mampir.. *muka ngarep ON*.. saling berbagi mengasah hati nurani..
      Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  26. guskar
    20-06-2009 pukul 20:56

    Ruh bersifat kerohanian dan selalu suci, maka setelah
    ditiup Allah dan berada dalam jasad, ia tetap suci. Ruh di
    dalam diri manusia berfungsi sebagai sumber moral yang baik
    dan mulia. Jika ruh merupakan sumber akhlak yang mulia dan
    terpuji, maka lain halnya dengan jiwa. Jiwa adalah sumber
    akhlak tercela, al-Farabi, Ibn Sina dan al-Ghazali membagi
    jiwa pada: jiwa nabati (tumbuh-tumbuhan), jiwa hewani
    (binatang) dan jiwa insani.

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 21:27

      @ Guskar
      hehehe.. benar saudaraku mas Guskar yang baik.. Ruh adalah pancaran Illahi.. putih bersih jujur tiada bohong.. Jiwa inilah yang menjadi lahan perebutan antara ruh dan jasad.. antara kesadaran rendah dan kesadaran tinggi.. maka jika kita hidup dalam kemenangan jasad.. jiwa pun menjadi kotor.. dan mensifati ruh.. keseimbangannya adalah dalam fitrah diri dalam Jiwa Jiwa yang tenang.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  27. 20-06-2009 pukul 21:20

    alllohu akbar…makasih jawabanya ya…

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 21:37

      Apa sih yang enggaaaaak buat saudaraku maaas buweeeel yang baik..:mrgreen:
      Salam Sayang😆

  28. 20-06-2009 pukul 21:48

    wah.. makasih.. tulisan yang membuka hati..

  29. 20-06-2009 pukul 22:07

    woooow keren puisinya……

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 22:52

      @ Yorick
      Salam persahabatan mas Yorick yang baik.. kiranya berkenan untuk sering mampir.. *muka ngarep ON*.. saling berbagi mengasah hati nurani..
      Salam Sayang

      @ buwel
      hehehe..😆😆😆
      Salam Sayang:mrgreen:

  30. 20-06-2009 pukul 22:11

    tausiyah yang menyajukan hati dan membuka pikiran, dan masa itu psti akan datang cepat atau lambat, sungguh mengerikan siksa kubur itu kang. semoga kita selalu mendapat ridoNYA sehingga kita di tempatkan di tempat yang di ridoinYA.

  31. 20-06-2009 pukul 22:30

    sangat tertusuk hati ini dan khilaf ini mungkin takan pernah terampuni aku sangat tergugah Kang dengan tulisan Kang Boed yang ini menghadirkan dosa-dosaku yang hampir saja terlupakan Kang..

    -salam- ^_^

    • KangBoed
      20-06-2009 pukul 22:57

      @ Edi Petruk
      yayaya.. benaaaar adanya saudaraku Edi Petruk chayaaaank.. bagi yang mengerti sebenar benar diri dan menata diri serta masuk kedalam diri.. menemukan ketenangan jiwa.. maka kematian adalah saat saat yang dinanti nantikan.. tetapi sayang sejuta sayang banyak diri tiada menyadari dan tiada mau mengerti.. dan tiada perduli.. sungguh gemertak ketakutan dan jeritan kesakitanlah yang di dapatkan
      Salam Sayang

      @ Hariez
      mari kita melangkah maju terus saudaraku.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan.. kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  32. 20-06-2009 pukul 22:41

    Mengingat kematian embuat kita jadi lebih berhati2 yaa alam menjalani hidup ini….

    Pencerahan yang terabaikan sebelumnya…trims….

  33. 20-06-2009 pukul 23:25

    Pencerahan yang penuh makna kang…makasih udah berbagi..dan mengingatkan kita semua..

  34. KangBoed
    20-06-2009 pukul 23:38

    @ ammadis & @ Dinoe
    mari kita melangkah maju terus saudara saudaraku.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan.. kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
    Salam Sayang

  35. 20-06-2009 pukul 23:40

    saiah akan mempersiapkannya kang boed
    buat bekal nanti, bekal ruh saya yg kekal ini…

    tapi masih menatap tanpa daya kondisi dan godaan dunia

    salam sahabat ^_^

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 01:52

      heheehee.. saudaraku mas Zulhaq sayaaaang.. Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

      • 22-06-2009 pukul 02:42

        salam tenang deh kalo gt
        ================================================
        yayaya.. semoga tetap tenang dan damai… peaceeeeeeeeee…..
        Salam Sayang

  36. 21-06-2009 pukul 02:06

    KangBoed……….. saya datang untuk membaca puisi dan kata berantai nan indah dari Kakang…. Alhamdulilah selesai sampai akhir… komen-komennya menyejukan… bikin hati ini tergugah yang kadang-kadang mati oleh hingar bingar dunia yang kata Kang Boed penuh dengan Zombie… Mudah-mudahan saya bisa menjaga kesucian ruh, biarkan jiwa ini turut bersih dan berbenah… Salam KangBoed….

    ****lirik ke kanan blogroll nya masih kayak buntut kuda…🙄😀

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 02:14

      mari kita melangkah maju terus saudaraku.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan.. kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

      *hehehebelumsempatsinyalnyaleletbanget*:mrgreen:

  37. zal
    21-06-2009 pukul 02:39

    ::aku gak iso mealangkah sikilku ra’ enek.., aku memang hanya dibisakan menatap soale akulah si hantu jeruk purut.., yang hanya dibisakan menatap..karena hanya wajah itu yang dimodalkan…liane…embuh..wek sopo..yo…

  38. zal
    21-06-2009 pukul 02:41

    woooi sik tas tangi yooo…

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 11:51

      huuuuuuuwaaaaakaakakak.. apa sih nyang engga buat bolo bolo kembaranku.. sejatinya kita adalah hantu jeruk purut.. *tatuuuut aaah*.. sambil memandang WAJAH yang Satu.. wooooow.. kaya di kampung halaman dulu yaaaaa.. hanya memandang dan mempersaksikan secara langsung.. jiaaan tenaaaaan boloku iki.. cup cuup cuuup celepoooot..:mrgreen:
      Salam Sayang
      Salam Rindu.. untukmu..😆

  39. 21-06-2009 pukul 03:06

    katanya patkay “.. hidup adlah kosong, kosong adalah berisi…”

  40. 21-06-2009 pukul 03:23

    berbuat yang terbaik dalam hidup…dan selalu mengingat mati.

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 11:56

      @ Ariosaja
      hehehe.. Salam persahabatan mas Ario yang baik mari kita berbagi silih asah.. silih asih dan silih asuh.. sering mampir yaaaa.. *muka ngarep*..
      Salam Sayang

      @ geRilyawan
      Benaaaar mas gerilyawan.. mari kita berjuang terus bergerilya untuk menemukan arti dan makna kehidupan di sini.. agar tiada menyesal nanti..
      Salam Sayang

  41. lor Muria
    21-06-2009 pukul 04:28

    Makasih KangBoed atas sumbangan wejangannya di Zahirku, saya jadi merinding….hehe..
    Jadi…ya..aku harus sering-sering nyantrik di pondokannya KangBoed….sisain satu bangku ya kang.. buat orang bodoh yang satu ini…

    Salam sayang dalam Rahmat Allah
    salam Rindu dalam liputan kasih sayangNYA

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 12:11

      weleeeh weleeeeeh.. bisa aja saudara sejatiku Lor Muria yang terkasih.. sebaliknya saya harus belajar banyak dari panjenengan.. makanya kedatangan Lor Muria di sini selalu saya tunggu tunggu.. jangankan bangku saya sediakan ruangan khusus buat panjenengan.. hehehe
      Salam Sayang
      Salam Kangen
      Salam Rindu.. untukmu..😆

  42. 21-06-2009 pukul 07:18

    Aku merenung… terus merenung… tanpa daya kang, mau nambah 1 lagi…. tanpa daya😀

    Salam sayang, salam …. Wassalamu’alaikum…

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 12:21

      😆😆😆
      Salam Sayang:mrgreen:

      • 21-06-2009 pukul 14:45

        😆😆😆:mrgreen: pizzz kang … “kidding” … Salam sayang …

        Tiap panas datang, saya pasti berkunjung kesini kang… suejuuuuk….

      • KangBoed
        21-06-2009 pukul 14:49

        hehehe.. dicarekannya ku nu kolot.. tuuuuh meuni baeud.. waaaaaaaah.. di jewer.. :lmrgreen:
        Salam Sayang

      • 21-06-2009 pukul 15:13

        Tau aja kangboed, berarti anu ‘dukun’teh kangboed😀😆

  43. 21-06-2009 pukul 10:13

    Bekerja untuk akhirat, jangan untuk dunia

  44. 21-06-2009 pukul 10:49

    kunjungan

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 12:33

      @ Anton
      mari kita melangkah maju terus saudaraku.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan.. kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

      @ Soul Harmony
      hehehe.. Salam persahabatan saudaraku Soul harmony yang baik mari kita berbagi silih asah.. silih asih dan silih asuh.. sering mampir yaaaa.. *muka ngarep*..
      Salam Sayang

  45. Muhammad Yusuf
    21-06-2009 pukul 10:52

    Tukeran Link kang…

    Link Blog ini sudah saya pasang di http://oasezam.wordpress.com

    Taut balik ya…

    Thanx

  46. mas8nur
    21-06-2009 pukul 11:33

    Jangan kita merasa telah menemukan diri, kalau belum mengalami kerasnya hamparan altar dunia di mana kita merasa terbanting, tergulung dan terhempas dalam ketidak berdayaan. Sampai akhirnya kita tak mampu berjalan. Disitulah keputusan kita ambil, apakah mengikuti petunjuk Allah atau mengingkarinya. Yang satu menuju kehidupan baru yg penuh pesona dan satunya menuju kehampaan dan mati sia-sia.
    Salam sejahtera selalu KangBoed….

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 12:47

      @ Muhammad Yusuf
      hehehe.. Salam persahabatan saudaraku mas Muhammad Yusuf yang baik mari kita berbagi silih asah.. silih asih dan silih asuh.. sering mampir yaaaa.. *muka ngarep*.. okeee..
      Salam Sayang

      @ mas8nur
      Wooooooow.. beneeer maaas Nur sejatinya diri ini ialah lemah tiada berdaya upaya.. laaa hwalla walla quwata.. maka dalam kelemahan memerlukan pegangan yang pasti.. pegangan yang kokoh kuat.. mari kita melangkah maju terus saudaraku.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan.. kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  47. 21-06-2009 pukul 12:18

    Wah kang.. aku lagi baterai lemah neh… lagi mau diisi dulu supaya baterainya kuat lagi..

    hihihi

    themesnya sama kayak punya akuuu😀

    salam sayang buat kang boed😀

  48. 21-06-2009 pukul 12:43

    soba, bener2 postingan mencerahkan
    hatur nuhun dulur🙂

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 12:54

      @ Huang
      huuuuuwaaaaaaaaaaakaakakak.. saya selalu tertawa jika melihat avatarnya mas Huaaaang.. hahaha.. lucuuuu.. iya maaaas kok themesnya sama yaaaa.. sederhanaaaa.. karena jarang maka saya kalau buka tempat sampeyan kadang kaget yaaaa.. kok saya jadi bisa berbahasa inggris.. hehehe..
      Salam Sayang

      @ Achoey
      hehehe.. nuhun kang Achoey anu kasep.. Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

    • adi isa
      21-06-2009 pukul 23:13

      eh, si achoey itu, yang punya warung janda itu ya?..

      • KangBoed
        21-06-2009 pukul 23:20

        hehehe.. saudaraku mas Adi Isa.. tahu aja yaaa..:mrgreen:
        Salam Sayang

  49. 21-06-2009 pukul 16:10

    Kena dech…..

  50. Sundirec
    21-06-2009 pukul 16:50

    Kena juga dech, terpukul telak

  51. KangBoed
    21-06-2009 pukul 17:09

    @ Al-sabaliny & Sundirec
    Mari kita bangun kebersamaan dalam cinta dan kasih sayang.. menata diri silih asah.. silih asih dan silih asuh..
    Salam Sayang

  52. 21-06-2009 pukul 19:22

    Kang Boed, … perjalanan spiritual yang luar biasa. Bahan renungan untuk saya kang, hatur nuhun.

  53. 21-06-2009 pukul 20:20

    allohu akbar,…

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 21:04

      @ Yayat
      yayaya.. mudah mudah bermanfaat bagi kita semua.. termasuk buat saya sendiri…
      Salam Sayang

      @ buweel
      saudaraku mas buweeeel sayang.. subhanallaaaaah..
      Salam Sayang

  54. 21-06-2009 pukul 21:48

    carilah dari sekarang jalan pulang agar tak tersesat nantinya…

  55. 21-06-2009 pukul 21:50

    Hiks..hiks…
    Aku kok jadi ngebayangin Kang Boed KESAKITAN ketika NYAWA-RUHNYA dicabut Molekat…

    Lah…kok Kang Boed RIYEP-RIYEP karo Ucek-ucek Mripate…???.

    Ngeloyor ke kamar mandi bawa gayung…sodorin ke Kang Boed. Noh..noh…cuci muka dulu…

    Sediain Kopi Panas + Pisang Goreng Keju

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 23:14

      @ itempoeti
      benaaar saudaraku sayang sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

      @ Santri Gundhul
      huuuuuwaaaaakaakakak.. hehehe.. cimBahku tersayang piye kabare.. wiiiis kangeeeeen neeeeh.. tunggu sebentar yaaaaa.. aku tak mandi dulu.. ambil acar gurame sama sambal pete.. silahkaaaaan mbaaaah di makaaan dulu yaaaa..
      Salam Sayang
      Salam Kangen
      Salam Rindu untukmu..😆

  56. 21-06-2009 pukul 22:15

    Assalamualaikum
    Syukurku pada Ilahi Rob karena mempertemukanku pada blog ini
    banyak pelajaran dan dapat diambil

    hidup hanya sementara
    semua sudah tau itu
    tapi kenapa makin hari makin banyak yang lalai
    diriku juga blom begitu baik jadi manusia
    ah banyak kekurangan diri yang masih harus di perbaiki
    Wassalam

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 23:25

      hmm.. sungguh benar adanya saudariku mBake Dwina yang baik.. sayang sekali banyak manusia tidak mau berfikir.. selalu dan selalu terjebak dalam pusaran arus duniawi.. dari kepemilikan harta.. tahta.. dan wanita sampai kepemilikan diri yang sangatlah kuat sekali.. lebih kuat dari lem yang pernah ada.. seakan tiada kecukupan bagaikan hidup disini adalah kekal abadi selama lamanya.. tiada berfikir untuk mengerti diri sebenar benar diri..
      Apalagi untuk menata diri menyucikan jiwa.. meretas jalan kembali kepadaNYA.. meraih hidup sebenar benarnya hidup.. sangat disayangkan sekali.. andai mereka satu kali dalam mimpinya diperlihatkan bagaimana alam siksa kubur.. hmm.. sungguh mereka akan gemertak dan menjerit ketakutan tiada berdaya.. dan tiada banyak kata selanjutnya untuk bersegera menata diri dan menyucikan jiwaaaaa..
      Hanya jiwa jiwa yang tenanglah yang dapat kembali kepadaNYA.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa..
      Salam Sayang

  57. 21-06-2009 pukul 22:40

    pergunakanlah masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, “masa sehatmu” sebelum “datang masa sakitmu”..

    mmm…inspiratif…

  58. 21-06-2009 pukul 23:05

    karena kita adalah ruh-ruh penasaran, yang mengembik sepanjang perjalanan….🙂

    salammmmmmmmmmmmm…..

    *link bapak sudah ditaut di blog saya*

    • KangBoed
      21-06-2009 pukul 23:33

      @ Ondoet Lupa Mandi
      beneeeeer tuuuh.. sayangnya pas kaya lupa diri.. pas sehat lupa juga.. itulah manusia sekarang ini.. mo bilang apa.. makanya waspadalah..
      Salam Sayang

      @ Fadhilatul Muharram
      weleh weleeeeh.. memang bagi yang tahu dan mengerti sejujurnya.. ada sang topeng yang selalu berbohong dan saudara sejati yang menangis sudah kering air matanya.. kasihan sekali..
      Salam Sayang

      *thankslinknyanantisayatautbalikyaa*
      hehehe.. dipanggil kang aja yaaaa.. jangan bapak kesannya dah tuwir banget.. hehehe..:mrgreen:

  59. backpackerman
    21-06-2009 pukul 23:11

    mrinding sayaaaa..

    salam sayang hohohoh

  60. 21-06-2009 pukul 23:44

    Tulisan yang sungguh memberi inspirasi dan kesadaran… salam kenal kang…

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 01:46

      @ backpackerman
      ooo.. jadi ikutan merinding aaaah.. brrrrr.. tatuuut.. kabuuuuuurrrrr..
      Salam Sayang hehehe

      @ Cahyadi
      Salam persahabatan mas Cahyadi semoga berkenan sering mampir yaaaaa.. *muka ngarep ON*..
      Salam Sayang

  61. 22-06-2009 pukul 00:23

    Ya Alloh kangBoed… komennya tambah ngambai setiap hari… bikin saya menatap tanpa daya… hehehe… baca nanti saja ah… mau ngasih tahu ini Kang, punten nembe di bales…🙂

  62. 22-06-2009 pukul 00:51

    Hanya coba comment, katanya ada yg ga bisa tulis comment di blog. maaf ya..numpang aja bos..Thx

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 01:58

      @ Cas Rudi
      hehehe.. untung hanya ngambai.. kalau bari jeung ngacay cilaka dua belasnya.. hehehe.. waduh sepeda ontelnya gembos.. yayaya.. meluncur ke TKP sambil tunggu becak yang lewat.. hatur nuhun pisannya nas Rudi meuni bageur pisan..
      Salam Sayang

      @ Aries
      Salam persahabatan mas Aries semoga berkenan sering mampir yaaaaa.. *muka ngarep ON*..
      Salam Sayang

  63. 22-06-2009 pukul 00:53

    sebenarnya ketika tidur itu adalah latihan mati…caranya ketika kita sedang liyep2 mau tidur bayangkan seolah-olah kita sedang sekarat mau mati dan ikhlaskan semua yg kita miliki utk diambil olehNya…memang pertama-tama takut juga. atau ketika sakit keras di tempat tidur bayangkan seolah-olah kita mau mati, berserah dirilah dan ikhlas kepadaNya…ketika sembuh maka kita akan ingat bahwa kita pernah mau mati dan berusaha utk berbuat baik dan amal soleh

  64. 22-06-2009 pukul 01:20

    @Kang Boed
    masih bagadang,,,, kagungan kopi teu, hehehe😉

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 02:04

      @ mas Tono
      hehehe.. rahasia tidur yaaa maas.. waaaaah tambah guanteng aja yaaaa mas Tono entu.. hehehe.. semoga kita dapat mengerti dan menjalankan rahasia tidurnya baginda rosul yaaaa.. kemana aja mas kok lama engga keliatan sibuk terus yaaa
      Salam Sayang

      @ haniifa
      begadang jangan begadang.. kalau tiada artinya.. begadang boleh saja.. hehehe.. malahan bang haji lewat minta kopi jadi endangdutan dulu kaaaaaaang.. weleh weleeeeeh.. geuning tos bobo..
      Salam Sayang

      • 22-06-2009 pukul 02:28

        😀
        ==================================================
        haiyaaaah gugah deuinya ngadangu dangdutan hayuu atuuuuh urang jogetan kang dugi ka enjingnya
        Salam Sayang

        sssstttt tong toal toel akang palih dieu wae atuh tong nyawer wae kang….

  65. lor Muria
    22-06-2009 pukul 02:00

    Menatap tanpa Daya………..
    hmmm….. Suatu ungkapan sederhana,tapi memiliki esensi yang sangat dalam,
    Menatap tanpa Daya adalah JURUS PAMUNGKAS para pendekar2 sejati. ya.. tiada lain jurus yang bisa digunakan untuk menghadapi malaikat maut, hanya jurus PASRAH menatap tanpa Daya.Pasrah yang sebenar-benar pasrah.

    Ketika mulut sudah terkunci, akal sudah diambil Pemiliknya, apalah daya kita, apa yang bisa kita ucapkan,apa yang bisa kita fikirkan, Hanya PASRAH yang bisa kita lakukan,hanya bisa menatap sang malaikat mencabut Ruh kita.
    Hanya jiwa2 yang ikhlas dalam kePASRAHan yang selamat, jiwa yang hidup, jiwa tenang, jiwa yang diliputi oleh NURNYA, dengan kesadaran RuhulQuddus dia akan kembali kepadaNYA dengan mendapatkan Ridho…RidhoNYA. Itulah sebaik-baik jalan kembali…

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 02:13

      @ Lor Muria
      Benaaaaar saudara sejatiku lor Muria chayaaaaank.. andai manusia mau mengerti dan tidak terdinding dengan kuatnya dan mengetahui sakit dan pedihnya kematian jika jalannya belum dipersiapkan.. andai mereka melihat gemertak kesakitan siksa alam kubu.. siksa di alam kefasikan.. sungguh mereka akan menagis dan berlutut setiap malam melihat takutnya masa itu.. wooooow.. kasihan sekali.. maka benar sekali hanya jiwa jiwa yang tenang yang dapat kembali kepadaNYA.. tenang dalam laa hwalla walla quwata.. melangkah dengan ridho dan menunggu diridhoinya sampai akhirnya kembali kepadaNYA..
      Semoga suatu hari nanti kita bisa dipertemukan secara zahir dengan saudaraku tersayang ini..
      Salam Sayang
      Salam Kangen
      Salam Rindu untukmu.. :lol

  66. 22-06-2009 pukul 07:42

    terus berjalan untuk menemukan jalan pulaaang ….
    Aku tak bisa berjalan apalagi berlari …
    Aku coba merangkak .. merayap .. ngesot … tuk temukan jalan … tuk temukan pulang … tuk sampai “kampung halaman” ..

    Salam cayaaaang
    Salam Linduuuu
    KangBoed my inspiration

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 08:42

      mari kita melangkah maju terus saudaraku kopral cepoooot chayaaaank.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan kembali kepadaNYA.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. karena lahir dan bathin telah berhubungan mesra…
      Salam Sayang

  67. 22-06-2009 pukul 07:45

    euleuh banyak amat komennya…

    saya numpang baca ama numpang lewat aja dah ya kang…
    lagi budrek, ngga tau mo komeng apa…

  68. 22-06-2009 pukul 08:18

    aduh.. koq saya jadi ngeri sendiri ya baca postingan ini..

    *nyadar diri belum bener banget*

  69. KangBoed
    22-06-2009 pukul 09:21

    @ Yoan
    Oooo.. bukannya kesenangannya cimBakee bahas soal kematian entu.. weleh weleeeeh.. jadi ikutan kliyengan.. bagi budreknya dunk..
    Salam Sayang

    @ Billy Koesoemadinata
    hmm.. marilah melangkah lebih lanjut mas Billy.. jangan terlena terus.. temukanlah tujuan hidup disini.. jangan sia siakan waktu dan perjalanan kembali kepadaNYA.. sungguh marilah kita semua untuk mulai menapaki diri dan bersegera menemukan ketenangan jiwa.. jiwa jiwa dalam fitrah diri.. karena lahir dan bathin telah berhubungan mesra…
    Salam Sayang

  70. celetukansegar
    22-06-2009 pukul 11:50

    Untuk itulah kita harus selalu dalam kondisi always ready!
    ==============================================
    Eling lan Waspada… karena Maut itu datang bagaikan harimau yang sedang mengintai mangsanya… Waspadalah… waspadalah agar tiada sesal kemudian
    Salam Sayang

  71. 22-06-2009 pukul 15:05

    duh cara siapnya gimana ya? siaappppp grakkkkkk

  72. 22-06-2009 pukul 20:20

    Terima kasih atas infonya. Saya sungguh terharu Kang…

    • KangBoed
      22-06-2009 pukul 21:06

      @ Suwung
      huuuuwaaaakaakaakakak.. caranya pake ilmu soewoeng.. awang uwung..:mrgreen:
      Salam Sayang..😆

      @ Kang Yudiono
      Sahabaaaat.. terharu adalah langkah awal.. melangkahlah bersama sama.. menata diri masuk kedalam diri.. sebelum semua terlambat..
      Salam Sayang

  73. 22-06-2009 pukul 21:40

    @Kang Boed
    Toh ready… juragan !!😉
    =============================================
    Siaaaaap komandaaaan
    Perintaaah dilaksanakaaan.. booos..
    😆
    Salam Sayang

    *dulurhijitehmeunikaseppisan*.. :mrgreen:

  74. celetukansegar
    23-06-2009 pukul 09:00

    Jadi inget peribahasa sentimentil :
    “Maksud hati ingin memeluk, namun apa daya gunungnya nggak mau”
    Ma’af salah, yang bener kaya’ gini :
    “Maksud hati ingin memeluk, namun apa daya tangan tak sampai”

    Salam OOT-Suro’ot!

  75. celetukansegar
    23-06-2009 pukul 09:19

    Eh, tadi maksudnya ingin “memeluk gunung”

    • KangBoed
      23-06-2009 pukul 10:45

      hehehe… yayaya.. mangsruuuud hati pengen bawa semua yang dipunyainya disini… eeeee… baliknya NYATA TELANJANG kagak ada nyang bisa di bawa… nyang lebih parahne… sang DIRI SEJATI belum cuci cuci… belum bersih bersih… urung umbah umbah… nyang di cabut wajah HINA dan KOTOR… kusam dan lusuh… NGERI AAAH… zombie yaaaa…
      Salam Sayang..😆
      Salam OON surOON.. peaceeeeeee..:mrgreen:

      • 23-06-2009 pukul 14:50

        @Kang Boed
        NYATA TELANJANG
        ________________________
        wahhh…ehhh…duuhhhh…iihhhhh…. mana-mana-mana hos.hos.hos😀

  76. 23-06-2009 pukul 10:52

    masa sih sebegitu menakutkannya, jadi merinding membayangkannya, jadi takut.

    • KangBoed
      23-06-2009 pukul 17:29

      @ haniifa
      hehehe.. sumuhun kaaaang.. euleuh eleeeeuh.. *jadi malu*.. waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah… dipalih ditu kang bade buka baju na.. talanjangna palih dituan sakeudik atuh tong babarengan bisi cilaka..
      Salam Sayang
      Salam Rindu untukmu

      @ Urllyse
      Yayaya.. bagi yang disini terbuai dengan angan dan nafsu semata.. sebaliknya bagi diri yang telah siap sungguh waktu yang telah di nanti nantikan..
      Salam Sayang

    • 08-07-2009 pukul 15:03

      Pan panongton mah, teu keudah buka baju atuh…😀:mrgreen:

      ssssstttttttt.. pake deui bajuna akang hani.. tong bugil didieu aaaaah..

      • 08-07-2009 pukul 17:01

        Seefffzzzz… eta sarung luhur teuing, si otong akang nolol sirahna, nu matak oge ari keur buligir teu dibaju tapi diharudung sarung siga sim kuring atuh… buni
        (keun we, moal diomong-omong ka batur… yen othong akang boed teh peot huluna… hua.ha.ha.

        Salam thong-cek-chok,nya.

      • KangBoed
        08-07-2009 pukul 17:18

        Waaakaakakakak.. AYA AYA WAE.. hehehe
        Salam Sayang

  77. 23-06-2009 pukul 22:26

    Menjalani hidup dan saling mengasihi sesama [tanpa memangdang perbedaan suku ras dan agama] menjadikan hidup ini lebih indah

    • KangBoed
      24-06-2009 pukul 00:43

      eleeeuh eleeeuh.. mani satuju pisaaan… peaceee.. we laaaah.. memang bener dikau sahabatku sayaaaang…
      Salam Sayang

  78. 25-06-2009 pukul 16:34

    duuu…..h KangBoed.
    masya Allah, rasanya diri ini belum mempersiapkan bekal yg cukup.
    tangisan air mata tak ada artinya nanti.
    sekaranglah kita hrs berjuang utk dapat ‘menatap’ wajahNYA yang demikian Agung.
    ajakan KangBoed, insyaAllah selalu mengingatkan kembali
    akan dosa yg hrs dicuci tiap saat.
    salam.

    • KangBoed
      25-06-2009 pukul 16:44

      hmm.. bunda yang baik.. marilah bersama kita mempersiapkan sebaik baiknya.. masuk ke dalam diri… temukan sebenar benar diri.. agar tiada menyesal nanti..
      Salam Sayang

  79. 27-06-2009 pukul 01:19

    Killzone 2 – the best PS3 game yet?Still LittleBigPlanet for me, but Sony’s new shooter is mightily impressive.
    What you think about my web? http://www.easyfaxlesspaydayloan.com/payday-loans-online.html

    • KangBoed
      27-06-2009 pukul 03:08

      waaaah.. bagi bagi kaset PS3 gratis nyaaaaa.. asyiiik.. mauuuuuuuuuuuu..
      Salam Sayang

  80. 08-07-2009 pukul 13:46

    Bener-2 postingan “pengingat jiwa” neh..
    Makasih bang…
    Salam Sayang

    • KangBoed
      08-07-2009 pukul 14:57

      Hidup bukan hanya di sini.. di sini kita hanya numpang mampir buat bersih bersih saja.. jangan sia siakan kesempatan dan raihlah yang terutama yaitu FITRAH DIRI
      Salam Sayang

  81. 08-07-2009 pukul 16:18

    Do you think Michel Jackson killed himself?
    What you think about my web? http://www.easyfaxlesspaydayloan.com fast cash advances fast cash advances

    • KangBoed
      08-07-2009 pukul 20:53

      Weeekeekekek.. yayaya.. tapi bahasa inggrisnya pas pasan kumahanya
      Salam Sayang

  82. 11-07-2009 pukul 18:33

    mampir di malam minggu bawa jus stroberi.

    Waaaah.. asyik malam minggu disamperin mbake sambil bawa juice straw berry
    Salam Sayang

  83. 15-07-2009 pukul 13:01

    Salam Cinta damai juga bro🙂
    http://virmansyah.wordpress.com

    Waaaakaakakakak.. pkeee brooooo.. peaceeeee weee laaah

  84. 20-07-2009 pukul 13:42

    renungan’a sngat canggih menusuk hati bgt

    Salam persahabatan mas.. sering mampir yaaaaa.. *muka ngancem*
    Salam Sayang

  85. tigaw
    21-07-2009 pukul 21:38

    wah malu aku kang… ternyata eh ternyata akang udah duluan punya artikel tentang kematian…. wah punya akang lebih membuat diri saya merinding…
    boleh tanya kang?
    apakah setiap artikel yang akang buat selalu dilalui pikiran atau mengalir begitu saja?
    apakah setiap akang menulis artikel, akang merasakan hal yang lain dari diri akang ?
    mohon dijawab kang…. maksih ya kang

    • KangBoed
      22-07-2009 pukul 00:24

      Waaaah.. enda apa apa isinya hampir sama yaaa maaasss… hehehe.. saya sendiri bingung mas.. semua mengalir begitu saja.. bahkan kalau dipikirkan sering malah bengong saja dan tidak bisa tulis apa apa..
      Salam Sayang Sahabatku

  86. 13-03-2013 pukul 20:23

    doing the job while in the health care world I can definitely realize the misuse of antibiotics.
    but….conversely if we have been referring to undue struggling one or 2 situations a yr then why is this a discussion?

    soreness is suppose to become the fifth critical signal!
    ! if u have at any time experienced strep then u can relate.
    i have a son who contracts strep about 2 moments
    a year. each time …(i can even scent the infxn at this stage)we head to your doc.
    they culture it, wait for the total report and finally handle.
    .now it usually normally takes about 4-7 times for your full report to reach doc after
    which me. in the course of that point my youngster has experienced with ache, skipped university, dropped pounds, and amplified likelihood for
    scarlet fever!!! are these good reasons not sufficient to
    take care of???

  87. 24-04-2013 pukul 05:55

    I’d choose to be a ninja defintley cause throwing knifes high jump and speed i would like it can u mail me msg of ip when i get my mw2 working

  88. 03-05-2013 pukul 12:09

    I am 100% convinced that my 8yo daughter has Pandas Syndrome.

    On a current trip to California 2.5 weeks ago,
    she broke out inside of a rash on her upper torso. Assuming it
    was both warmth rash or a response to sunscreen, I addressed it with Benadryl and returned
    home the next day. On our final vacation night,
    my daughter experienced a strange response to acquiring
    the covers pulled over her. Her response was one
    particular of terror, and she claimed that the bed was dirty.
    I wondered aloud to my husband if possibly there was some Autism in her diagnosis that had been missed (she’s Down Syndrome, mild retardation).

  89. 07-05-2013 pukul 18:35

    thats fantastic news and lot of question answered (2 questions but probably the most asked ones) lets
    hold waiting with hope. nicely we will likely be playing on vacation

  90. 27-07-2013 pukul 23:08

    The forklift certification you receive will
    expire in three years. Also, while operating the machine,
    care should be taken not to apply sudden brakes. For instance, incorporating 3- 4 tonnes of attachments to the class 1 carriages simply overburdens the trucks and turn out to be rather disadvantageous than being of any benefits.

  91. 07-08-2013 pukul 21:55

    About eight plus hours of sleep is highly recommended for people who want to be in great shape.
    I knew I needed to get to the root of the problem which was my physical
    image. You can access tons of free workout programs, fitness training programs, weight
    lifting programs and workout routines online.

  92. 12-07-2014 pukul 19:46

    Hello everyone, it’s my first pay a visit at this web page, and paragraph is truly fruitful designed for me, keep up posting these types of posts.

  1. 04-08-2009 pukul 20:34
  2. 01-09-2009 pukul 00:25
  3. 23-09-2009 pukul 18:26
  4. 01-10-2009 pukul 00:33
  5. 01-10-2009 pukul 00:37
  6. 03-10-2009 pukul 00:09
  7. 07-10-2009 pukul 00:38
  8. 08-10-2009 pukul 06:00
  9. 10-10-2009 pukul 00:13
  10. 11-10-2009 pukul 22:02
  11. 16-10-2009 pukul 03:26
  12. 23-10-2009 pukul 08:32
  13. 25-10-2009 pukul 01:55
  14. 08-11-2009 pukul 10:52
  15. 13-11-2009 pukul 18:07
  16. 15-11-2009 pukul 22:09
  17. 16-11-2009 pukul 15:06
  18. 16-11-2009 pukul 15:09
  19. 16-11-2009 pukul 17:42
  20. 16-11-2009 pukul 17:49
  21. 16-01-2010 pukul 11:08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: