Beranda > Kisah, Renungan > Al-Quran, haji, shallat dan puasa menurut Perguruan Santriloka

Al-Quran, haji, shallat dan puasa menurut Perguruan Santriloka

Al-Quran, haji, shallat dan puasa menurut Perguruan Santriloka.. hahaha.. bagaimana kumaha ya.. kok pemahaman Hakikat Marifat bisa sesempit itu.. sangat disayangkan sekali.. mari kita tetap tenang dan tidak ikut menghujat dan menghakimi mereka..  ini dia pemahaman Al-Quran, haji, shallat dan puasa menurut Perguruan Santriloka..

Perguruan Ilmu Kalam Santriloka yang ditemukan di Mojokerto, Jawa Timur semakin membuat resah umat Islam. Perguruan ini menganggap sebagian isi Al-Quran sesat dan membahayakan persatuan. Perguruan ini juga mengecam ibadah haji yang dianggap sebagai pembodohan Bangsa Arab terhadap Bangsa Indonesia..

Bukti awal adanya aliran sesat ini ditemukan dalam tiga keping VCD berisi pengajian ilmu Kalam Santriloka. VCD ini sudah berada di tangan Kiai Faqih.“Ini sangat menyesatkan. Di awal kaset, ada iringan salawat burdah, padahal isinya penistaan Islam,” kata kiai yang biasa dipanggil Gus Fakih ini.

Dalam salah satu pidatonya, seorang lelaki menyatakan umat Islam tidak perlu berpuasa di bulan Ramadan. “Puasanya umat Islam itu, di bulan Jawa kesembilan Bulan Selo. Gusti Allah tidak pernah menyuruh puasa bulan Ramadan,” kata seorang pria di VCD itu dengan nada tinggi.Lelaki itu juga menyatakan tidak ada gunanya umat Islam berdzikir ‘Laa Ilaaha Illa Allah’ setiap hari. “Meski sejuta orang wiridan, Gusti Allah itu tetap saja satu. Kalau bisa beranak, berarti Gusti Allah punya puting susu,” kata lelaki itu disambut tawa sejumlah orang di VCD itu.

Menurut pria yang biasa dipanggil Gus Aan ini, “Al-Quran sebagian salah dan sesat, sebagian benar. Seperti Surat Al-Kafirun, itu sesat. Bukan kalam Allah tapi suara orang Arab,” Surat Alkafirun menyerukan perpecahan, bukan persatuan. “Bagaimana, kok bisa Tuhan Allah mengecam dan menyuruh orang agar memusuhi orang yang dianggap kafir,” kata Pengasuh Perguruan Ilmu Kalam Santriloka Kiai Ahmad Naf’an kepada detiksurabaya.com di Padepokan Santriloka, Kelurahan Kranggan gang 5, Kota Mojokerto, Rabu (28/10/2009).

Lelaki yang sering disapa Gus Aan itu mengatakan bahwa Al-Qur’an itu sesat dan membahayakan persatuan. “Alquran bukan dari bahasa Arab, melainkan bahasa Kawi, bahasa Sansekerta, dan bahasa Jawa Kuno. Alquran merupakan buatan orang Arab untuk menjajah bangsa Indonesia,” tuturnya.”Alquran sekarang dimodifikasi oleh orang-orang untuk merusak Majapahit, Jawa, dan Pancasila. Siapa yang bertanggung jawab, kalau Alquran ini salah. Apa nabi mau tanggung jawab,” lanjutnya. tambah Aan sambil menunjuk Al-Quran yang ada di depan kakinya.

Terkait ibadah haji, Gus Aan juga menganggap ibadah haji saat ini tidak sesuai dengan inti ajaran Islam. “Siapa yang menyuruh ke Makkah. Dulu banyak orang mati di Terowongan Mina. Begini kok katanya perintah Allah,” kata Gus Aan berapi-api. Menurut Aan, ibadah haji sebenarnya tidak harus pergi ke Makkah dan sekitarnya. “Sudah dikatakan, kalau Allah itu dekat seperti urat nadi, kenapa umat Islam mengitari batu, dan mau dibodohi orang Arab,” kata Gus Aan menambahkan. Perguruan ini juga mengecam ibadah haji yang dianggap sebagai pembodohan Bangsa Arab terhadap Bangsa Indonesia. Sebelumnya,

Gus Aan menyatakan salat seperti yang dilakukan umat Islam bukan perintah Allah. Karena bukan perintah, Gus Aan menyarankan para santrinya tidak perlu salat.Komunitas Perguruan Ilmu Kalam Santriloka ini juga memperkenalkan 4 jenis salat. Yakni Salat Maghrib, Isya, Subuh dan Dhuhur. Namun ke-4 jenis salat itu, tidak sama dengan salat umat Islam. Begitu pula salat Ashar juga tidak dikenal di komunitas ini.

Menurut Aan, Maghrib berarti Mageri Urip (Membentengi hidup) dengan budi pekerti, Isya berarti isak-isakno (Sebisa mungkin) berbuat baik kepada sesama, Subuh berarti ojo kesusu labuh (Jangan tergesa-gesa ke sawah) dan Dhuhur berarti nduweni budi luhur (Bermoral). .”Di dalam Alquran tidak ada perintah shalat Dhuhur, tetapi kita diminta untuk melakukan empat budi luhur saat siang hari kepada sesam manusia. “Apalagi perintah sholat di masjid, ya nggak ada.”

“Karena salat Ashar itu perintah agar tidak tersesat, maka salat Ashar tidak ada,” kata Gus Aan. Jika sudah bisa melakukan 4 jenis salat itu, maka tidak perlu salat Ashar, yang berarti ojo kesasar (Jangan tersesat). “Karena salat Ashar itu perintah agar tidak tersesat, maka salat Ashar tidak ada,” kata Gus Aan

Pria yang mengaku mempunyai penganut ribuan orang ini, pemahaman Islamnya itu didapatkan dari berbagai buku bacaan yang dirinya tidak mengetahui siapa yang mengarang dan mencetaknya. “Kalau anda ingin negara Indonesia maju ikuti syahad yang benar dan shalat yang benar dan harus mengikuti Islam yang benar. Belajar saya seperti bacaan yang Anda baca, siapa yang membuatnya saya tidak mengetahuinya,” katanya saat ditanya dari mana dirinya mendapatkan ilmu tersebut

Menanggapi pernyataan Keras dari MUI Jatim, pengasuh Perguruan Ilmu Kalam Santriloka, Kiai Ahmad Naf’an (Gus Aan) meminta para ulama dan kiai tidak terburu-buru menuduh ajarannya sesat. Bahkan dia menantang siap dipotong leher dan dihukum mati jika terbukti sesat.

RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Syair seorang Pemabuk , Ego Palsu, Mendaki Getar Cinta….. , Hening Malam , MARIFATULLAH, Mengembalikan Jati Diri Bangsa , Rindu Rasulullah , Kekasihku (2), Kekasihku (1), FITRAH DIRI, Kekasihku (3), Lemah tiada Daya , Hilang Lenyap , Syair Kelemahan Diri , Kebesaran dan Keajaiban ALLAH , Manunggaling Kawulo Gusti , Sisa Kedirianku

  1. KangBoed
    30-10-2009 pukul 14:32

    hehehehe sekali kali pertamaaaaaaaaaaaxxxzzz..

  2. lovepassword
    31-10-2009 pukul 05:22

    Lumayan KEDUAXXXX

  3. lovepassword
    31-10-2009 pukul 05:22

    KETIGAXXXX

  4. lovepassword
    31-10-2009 pukul 05:23

    KOK kadingaren sepi yah ? Pada kemane nih orang-orang yah ???

  5. 01-11-2009 pukul 11:54

    santriloka emang ajaran sesat
    masa sholat g wajib

  6. Dewi
    02-11-2009 pukul 12:41

    heran aja ma tuch Gus, dia bisa-bisanya mengatakan sholat cuma 4, trus Allah gak nyuruh kita puasa bulan ramadhan sambil berapi-api, dia sendiri gak tahu sumber buku bacaannya ditulis oleh siapa, bisa saja buku yang dia baca penulisnya tidak mendalami Islam atau malah tidak tahu Islam. udah gitu banyak juga pengikutynya, sebenanrya disini siapa yang bodoh ya?#$%^

  7. Pengelana
    02-11-2009 pukul 13:19

    saya hanya tersenyum saja kang, dia mengatakan islam itu dibawa kalijogo. loh kalijogo saja adalah murid kok bisa bilang islam dibwa kalijogo ah…. otodidak tidak diimbangi ilmu memang membahayakan.

  8. 22-04-2010 pukul 22:50

    Kalo buat saya yang penting alquran dan hadist.

  9. 11-05-2010 pukul 13:42

    Fantastic site, exactly where did you get the template?

  1. 30-10-2009 pukul 14:39
  2. 03-11-2009 pukul 08:54
  3. 03-11-2009 pukul 09:15

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: