Beranda > Kisah, Petuah > Situs Ajaran Perguruan Santriloka dan Pemahaman Siti Jenar

Situs Ajaran Perguruan Santriloka dan Pemahaman Siti Jenar

Hmm.. Situs Ajaran Perguruan Santriloka dan Pemahaman Siti Jenar.. Sangat disayangkan jika seseorang membuka hakikat tanpa memahami syareat sehingga terjadilah kesalah pahaman dalam memahami sesuatu.. karena keterbatasan dari pemahaman sesuatu yang seharusnya tetap menjadi Rahasia pejalan Cinta di buka.. memang karena itulah diperlukannya seorang guru Mursyid untuk mempelajari dunia kebatinan islam.. tasawuf.. maupun marifatullah.. karena memasuki wilayah sana banyak sekali yang tidak akan terpahamkan oleh akal pikiran melainkan melalui olah HATI.. olah Rasa..

Ajaran dari Perguruan Ilmu Kalam Santriloka yang menyatakan shalat seperti yang dilakukan umat Islam bukan perintah Allah ternyata tak hanya ditemui di Mojokerto, Jawa Timur. Di dunia maya, aliran sesat ini pun coba memperluas ajarannya.  Ketika ditelusuri detikINET, Rabu (28/10/2009), perguruan ini memiliki sebuah situs yang berdomain .net yang cukup rapih dan terupdate. Hampir di setiap halaman terpampang foto pelindung perguruan ini yang dikatakan bernama K.S Mustafa Wly.AS alias Pangeran Kuning.

Di situs tersebut, perguruan ini tak hanya ingin coba menjelaskan siapa mereka sebenarnya. Namun juga berupaya memberikan pandangan dan wejangan yang mereka yakini. Memang, jika umat Islam yang melihatnya, sepertinya akan menghenyitkan dahi melihat ajakan yang disampaikan di kolom ‘Wejangan’ di situs tersebut. Sebab, wejangan mereka sangat berbanding terbalik dari tuntunan agama Islam yang sebenarnya.

“Syahadat, shalat, dan puasa itu adalah amalan yang tidak diinginkan, oleh karena itu tidak perlu dilakukan. Adapun zakat dan naik haji ke Makkah, keduanya adalah omong kosong. Itu semua adalah palsu dan penipuan terhadap sesama manusia. Menurut para auliya bila manusia melakukannya maka dia akan dapat pahala itu adalah omong kosong, dan keduanya adalah orang yang tidak tahu,” tulis salah satu wejangan di situs itu. Wejangan lain menyindir kebiasaan umat Islam yang berlama-lama sujud di Masjid untuk beribadah. Hal itu pun dianggap Syeh Maula Siti Jennar – sang penulis – sebagai aktivitas yang tak masuk akal.

“Tiada pernah saya menuruti perintah budi, bersujud-sujud di masjid mengenakan jubah, pahalanya besok saja, bila dahi sudah menjadi tebal, kepala, berbelang. Sesungguhnya hal itu tidak masuk akal. Di dunia ini semua manusia adalah sama. Mereka semua mengalami suka duka, menderita sakit dan duka nestapa, tiada bedanya satu dengan yang lain. Oleh karena itu saya, Siti Jenar, hanya setia pada satu hal, saja, yaitu Gusti Dzat Maulana,” pungkasnya. (detik)

Hahahahaha.. ternyata selain penyebaran melalui VCD Perguruan Santriloka juga mempunyai Situs Ajaran Perguruan Santriloka dan Pemahaman Siti Jenar.. sungguh biarlah kita tetap tenang dan tiada terbawa.. karena banyak sekali yang patut di kasihani.. walaupun sesungguhnya dasar dasar pemahamannya bagus.. kok saya juga jadi gatal mengupas pernyataan terakhir di atas dalam syair di bawah ini.. Pemahaman Syekh Siti Jenar terdahulu..

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

Hidup adalah satu perjalanan dalam pencarian
Sadar maupun tidak sadar setiap jiwa ini dituntun kesana
Ya ya pencarian, pencarian akan hakikat hidup
Kedamaian, Kesadaran dan Kebenaran yang sejati

Salah dan benar hanyalah sebuah perjalanan
Perjalanan mencari sesuatu yang telah lama hilang
Sesuatu yang sangat dirindukan setelah sekian lama
Ya dulu kita berkumpul dan bersatu dalam HaribaanNYA

Alangkah lebih baiknya jika sang diri mulai menyadari akan pencariannya
Meninggalkan batasan dan ukuran yang selama ini dipakai
Ya sadarilah pencarian itu tidaklah akan pernah berakhir
Sampai akhirnya waktu pun sudahlah habis terbuang percuma

Panca indera bukanlah patokan maupun ukuran kita
Ingat panca indera hanya untuk perlengkapan di sini
Ya panca indera hanyalah barang baru yang akan hancur termakan waktu
Tiada sedikitpun kekekalan dan keabadiannya

Apa yang kita lihat, Apa yang kita dengar
Apa yang kita tangkap dari luar diri kita
hanyalah menimbulkan ilusi dan kepalsuan
Akal pikiran, logika, Angan angan itulah dunia kepalsuan

Tetapi ternyata di dalam diri kita ada sesuatu bagian yang lama sekali
Dia kekal dan abadi dan selalu merindukan jalan pulang
Dia sebuah daging yang bernama hati Nurani yang terdalam
Sebagai pancaran dari ruh kita yang kekal abadi

Ya Hati ini ternyata sungguh dahsyat dan luar biasa
Disanalah letaknya kedamaian
Disanalah munculnya cinta dan kasih sayang
Disanalah terbitnya keikhlasan dan ketulusan

Sekali lagi hatii, adalah ladang kita yang harus kita bersihkan
Kita cabuti rumput dan semak belukar yang tumbuh disana
Bersihkan dengan sungguh sungguh pertobatan
Sehingga ketika benih cinta kepada Allah ditanamkan maka benih itu akan tumbuh subur

Benih itu akan tumbuh dan tumbuh menjadi sebuah pohon
Belajar berbunga dan belajar berbuah walaupun buahnya masih masam
Kemudian buah itu semakin mengkal dan akhirnya berbuah lebat dan sangat manis sekali
Berguna bagi semua orang tanpa kecuali ….

Ya hanya dari sebuah hati yang sudah dibangkitkan dari kematiannya
Hati yang sudah hidup dan memancarkan sinar kehidupan
Hati yang terdalam sungguh suatu ukuran yang nyata dalam perjalanan kita
Yaaaa hati yang hiduuup makin hiduup dan tambah hiduuup

RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Syair seorang Pemabuk , Ego Palsu, Hening Malam , MARIFATULLAH, Rindu Rasulullah , Kekasihku (2), Kekasihku (1), FITRAH DIRI, Kekasihku (3), Lemah tiada Daya , Hilang Lenyap , Syair Kelemahan Diri , Kebesaran dan Keajaiban ALLAH , Manunggaling Kawulo Gusti , Al-Quran, haji, shallat dan puasa menurut Perguruan Santriloka , Sisa Kedirianku

  1. 30-10-2009 pukul 15:07

    Saya curiga, santriloka adalah kelompok untuk mengeruk kepentingan prubadi dengan berbungkus kedok ajaran agam.

    • 30-10-2009 pukul 17:42

      hahaha.. jangan jangan salah bungkus pak..

  2. lovepassword
    30-10-2009 pukul 16:00

    PERTAMAXXXXXXXXX

    • lovepassword
      30-10-2009 pukul 16:09

      Hore Hore Hip Hip Hore

      • 30-10-2009 pukul 17:43

        Cucian deeeeh.. entu ada nomer satu saya keluarin dari penjaranya si aki aki

      • lovepassword
        31-10-2009 pukul 05:18

        Whaduh Lha iki, ternyata sudah ada yang ngumpet duluan😀

  3. lovepassword
    30-10-2009 pukul 16:01

    KEDUAXXXXX

    • 30-10-2009 pukul 17:44

      ketigaaaaaaaaaaxxzz kaleee.. waaakakakkkk

  4. lovepassword
    30-10-2009 pukul 16:03

    HIDUP KANG BOED . YES YES YES YES

  5. lovepassword
    30-10-2009 pukul 16:04

    Senangnya akhirnya keturutan bisa nyepam di sini😀

  6. lovepassword
    30-10-2009 pukul 16:05

    I LAP YOU PHULLLLLLLLLLLLLLL😀
    He he he

    • 30-10-2009 pukul 17:53

      fuuuuuuuulll dah buat password

  7. 30-10-2009 pukul 16:37

    adalagi ya aliran aneh kek gini😦

    • 30-10-2009 pukul 17:54

      sumuhun kang aneh pisan..

  8. 30-10-2009 pukul 17:11

    sekarang ini banyak sekali ajaran yang seperti itu…
    sebagai orang beriman kita jangan mudah terpengaruh dengan hal kacangan seperti itu…

    makasih infonya kang

    • 30-10-2009 pukul 17:55

      sama sama mas.. ma kasih dah mampir..

  9. 30-10-2009 pukul 18:55

    semua alir yg mengalir bakal sampai ke muara kecuali kapenet atawa aya nu menet he he he

    salam full luv2 an😉

  10. 30-10-2009 pukul 18:56

    lha sekarang ini yang banyak adalah manunggaling kawula lan bondho mas…

  11. 30-10-2009 pukul 18:57

    Maaf kang… disaat kita men-judge ‘sesuatu’ sbg “salah”, maka saat itu jg kita sdh mendeklarasikan bhw kita “benar”. Dan dr sinilah timbulnya konflik. Mungkin ada baiknya kita lihat pesan Nabi Muhammad : Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku… mengandung pesan agar kita men-judge org lain yg ‘beda’ dgn kita. I love you kang…

  12. 30-10-2009 pukul 20:19

    wah…
    parah nie kalau gini, kasihan umat Islam yang gampang digiring kepada ajaran yang salah. harusnya MUI bertindak nie🙂

    I Luv Yu Fullll kang hehehe

  13. 30-10-2009 pukul 20:47

    saya suka kata2 ini : “Ya ya pencarian, pencarian akan hakikat hidup
    Kedamaian, Kesadaran dan Kebenaran yang sejati” kita sedang mengembara di alam dunia ini untuk mencari hakekat haq.

  14. bri
    31-10-2009 pukul 07:04

    salampagii kang salampagi teh^
    kang akubri baca denganjelas
    dan dapet membara baru buat kuliah
    makasiih iaa kangboed^^
    __selamatpagii future__

  15. 31-10-2009 pukul 07:21

    Kang boed, Selamat pagi……. I LUV YOU Full

  16. 31-10-2009 pukul 08:20

    hadirrr… kang boed postinganya mantabs……….

  17. 31-10-2009 pukul 08:37

    Semakin tua umur bumi…semakin banyak orang yang menyimpang dari ajaran agama….
    Salam Hangat

  18. Siti Fatimah Ahmad
    31-10-2009 pukul 08:51

    Assalaamu’alaikum

    Indah sekali hidup ini, kalau kedamaian menjadi sebahagiannya. Cinta damai dan penuh kasih sayang yang dikirimkan oleh Kangboed ke seluruh danau maya teman blog menjadikan sesiapa sahaja senang dan damai. Apabila kita hidup bersama dalam kedamaian, kita perlu lebih sering mengerti mengapa damai itu perlu diharmonikan. Salam mesra selalu.

  19. 31-10-2009 pukul 08:59

    Ya ya ya mencari kebenaran
    namun tak tahu apa kebenaran
    kuning, biru, merah, belang, atau ……?

    Ketika penyampai kebenaran telah datang
    mengapa kau menghindar
    hanya untuk mengikuti perasaan
    kosong tak tau arah

    hawa nafsu berbalut debu
    tidak tahu apa yang dituju
    entah kemana hati bersatu
    jangan-jangan …….?
    hati telah menjadi batu.
    keras, tak mampu menerima wahyu

    hati-hati jangan tertipu!

  20. 31-10-2009 pukul 09:09

    ini menjadi warning didunia maya. sangat bermanfaat post ini. dan berhati hati terhadap ajaran yang datang dari manusia.

    aku mau tanya kemakah malam ini

  21. Seminar Nasional & Bedah Buku Serta Workshop Joomla! Programming
    31-10-2009 pukul 17:48

    aneh-aneh aja
    makinnn aneh aja yach

  22. 01-11-2009 pukul 10:10

    Kita menghukum atau menghakimi atau merasa orang salah kita benar harus ada alat ukur sehingga menjadi suatu nilai, jadi saya orang ini bersalah mas,alat ukur nya adalah di indonesia hanaya ada 5 agama yg dilindungi pemerintah dan diakui. Kemudian dia mengambil ayat ayat alquran, ditambah lagi melecehkan agama yg dilindungi pemerintah, tiga nilai itu aja di dipastikan bersalah…..apa kita semua tahu hukum ndak heeeeeeeeeeeeeee

  23. 01-11-2009 pukul 10:25

    ….I love U full……..

  24. 01-11-2009 pukul 11:43

    Subhanallah…
    masih ada saja orang yang mengajarkan sesat kepada masyarakat banyak…
    sesunggunya pa yang ada didalam benak pemimpinnya tersebut..
    dan apa juga yang ada didalam pemikiran para pengikutnya…

    aliran santriloka ini melebihi lia eden yang alirannya terungkap beberapa tahun yang lalu…
    pemimpin santriloka ini masih saja menyangkal dan juga menantang agama islam yang sesungguhnya…
    dimana dia tetap teguh dengan pendiriannya…
    dia mengatakan bahwa pengikutnya tidak usah menjalankan ibadah puasa karena selama dalam kandungan kita sudah puasa…
    dia juga mengatakan bahwa pengikutnya tidak diwajibkan untuk sholat 5waktu, sholat itu bisa diganti dengan perbuatan baik dan juga menolong dan sedekah…

    semoga saja para pengikutnya sadar bahwa aliran santriloka yang mereka ikuti adalah sesat…
    semoga mereka mendapatkan ampunan dari sang Maha Kuasa…

    Iklan

  25. Pengelana
    02-11-2009 pukul 13:25

    lah, sangat jauh jika dibandingkan sama kanjeng syeh siti jenar.kanjeng jenar menganggap syariat ini tidak berlaku di dunia ini, tapi nanti setelah mati (hidup), karena sekarang adalah alam kematian.

  26. Latar Belakang Santriloka
    07-11-2009 pukul 02:35

    ttg surat Al Kafirun itu yaa.. hmm cukup masuk akal jg..

  27. ruh_sing_bijak
    17-11-2009 pukul 06:38

    benar dan salah ada pada istilah manusia saja…
    bagi ALLAH tiada kata salah dan benar…
    sebab ALLAH adalah MUTLAK.

    ada suatu pemahaman yang harus disimpan/bagi diri sendiri…ada yang bagi orang lain

    jangan salah pasang…ibarat pakaian…ada pakaian dalam dan ada pakaian luar…jangan sampai terbalik…

  28. anto
    27-04-2014 pukul 20:51

    “hadist nabi mengatakan barang siapa memahami hakekat bersalahan dengan syariat maka orang itu kafir,karena syariat itu bathin nabi yang zohir ( wujud yang bathin ) dan barang siapa memahami syariat menyalahi hakikat orang itu munafik.karena hakekat itu kelakuanNya

  1. 02-11-2009 pukul 08:22
  2. 03-11-2009 pukul 08:24
  3. 03-11-2009 pukul 09:11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: