Beranda > islam, syukur > Belajar Mensyukuri Nikmat ALLAH yang Pertama dalam Hidup

Belajar Mensyukuri Nikmat ALLAH yang Pertama dalam Hidup

Belajar Mensyukuri Nikmat ALLAH yang Pertama dalam Hidup

Belajar Mensyukuri Nikmat ALLAH yang Pertama dalam Hidup

Sebuah tulisan jadul yang saya posting ulang.. Hmm….. suatu saat dalam lamunanku bertanya kepada sibodoh dan tolol ini… yayaya sudahkah aku belajar bersyukuuuur ???…. Hmm…. Malah kuterdiaaam… dan melamun semakin dalaaam… terbersit satu pertanyaan dalam diri…. Sudahkah engkau mensyukuri nikmat Allah yang pertama dan terutama dalam hiduuup ???… sebelum engkau belajar bersyukur atas segala nikmatNYA…. Akhirnya sang diri terhenyaaaaak dan teringaaat nasehat si Mbaaaah….. (*Mbahe sopo waelaaaah*)…

Yayaya kutipan sebuah ayaaat….

Maka Nikmat TUHAN kamu yang manakah yang kamu dustakan?….
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKU) sesungguhnya azabKU sangat pedih.

Hmm…. Bagaimana aku bisa belajar bersyukuuuur kalau aku tak tahu apa yang pertama tama harus kusyukuri sebagai berkat terbesaaaar dan terutama… dalam DIAM sayuuup sayup hatiku berkataaa janganlah engkau selalu melihaaat keataas… nikmati saja semua yang ada keindahan yang luar biasa dalam setiap tarikan nafasmu…..

*NAFAS* hmm… yayaya….ternyata terjawab sudaaaaaah… NAFAS…. Hidup hanyalah satu tarikan Nafas… ketika nafas kita kena maceeeet… gara gara siKOMO lewaaat….walaaaaah megaap megaaaap daaah… apalagi putus mateee daaah… hihihi… Mau sakit ataupun sehat ataupun apapun selama kita masih bernafas… maka itulah hidup… sehat tapi tidak bernafaaaaaas… hihihi… penampakaaan….

Sssttt… hatiku masih berkata : pernahkah engkau bayangkaaan jika udara yang kamu hiruuup itu tidak gratiiiis… udara sudah sangat terbatasnya sehingga untuk bernafas saja engkau harus memakai tabung oksigen… atau kamu sakit berkepanjangan dan hiduup selalu mengandalkan tabung oksigen dan selang…. Hmm… siapakah yang sanggup membayar untuk setiap tabung oksigen yang harus dia hirup seumur hidupnya…. Mungkin kita takkan pernah sanggup membayarnya aliaaas kita kehilaaaangan hak hidup… mateee…. Wakakakakak….

Nafas adalah bukti dan saksinya Hidup saksi dekatnya kehadiran ALLAH dalam sang diri ini…. Dalam setiap tarikan Nafas kita sejatinya mengalirlah Nafas Sang Maha Pengasih dan Penyayaaang… dari satu tarikan nafas… jantung kita bekerja memompa daraaah keseluruh tubuh meliputi dari ujung kaki sampai ujung kepala mengalirkan semua yang diolah menjadi energi sehingga kita bisa bergerak…….

OOooo ternyata begitu pentingnya arti nafas… sehingga ketika kita terengah engah disuruh atur nafas… saat emosi disuruh tarik nafas dalam dalam…..

Akhirnya hatiku bertanya dengan lembuuuuutnya : “Sudahkah engkau mensyukuri nikmat Allah yang pertama dan terutama dalam hiduuup ???… yayaya dalam setiap tarikan nafasmu terisi dengan pujian ucapan syukuuur… hmm…. Dalam duduk, berdiri, berjalan, tidur dan diam… Sungguh meliputi yaaa meliputi kehadiran kita disini… di panggung sandiwara ini..”

Yaaaaa itulah Anugerah ALLAH yang PERTAMA dan TERUTAMA dalam HIDUP…. Sehingga kita bisa menikmati perjalanan panjang dan singkat disini… menikmati dan mensyukuri keindahaaaan yang terbentang sedemikian cantik dan megahnya… Setiap tarikan nafas kita andai kita nikmati dan resapi dengan penuh Rasa CINTA kepada ALLAH.. sungguh indah dan nikmat luar biasa.. tak terlingkupi oleh suka dan duka.. tawa dan tangis.. seungguh meliputi Nikmatnya Syukur dalam setiap tarikan Nafas.. karena Nikmat Allah tak tertutupi oleh dualitas sifat melainkan ada dibalik semuanya.. sepanjang HIDUP dalam setiap tarikan NAFAS SANG MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG..

😆😆😆😆😆

RAIHLAH JATI DIRI MANUSIA.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank

I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  1. 07-07-2010 pukul 11:33

    terimakasih sdh diingatkan…
    bahwa setiap tarikan nafas kita, setiap detik waktu yg kita lalui, akan kita pertanggungjawabkan….

    salam…:mrgreen:

  2. 07-07-2010 pukul 12:13

    Tidak ada sesuatu yang patut dibanggakan oleh mahluk melebihi kekuasaan penciptaNYA. Oleh karena status kepemilikan segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah, maka sebagai “peminjam” suatu saat nanti harus dikembalikan atau diambil kembali oleh “sang pemilik”.

    • 11-09-2010 pukul 14:24

      Daerah yang semula berudara sejuk dan nyaman untuk ditempati karena terletak di dataran tinggi, kini udaranya ketika siang hari nyaris tidak berbeda dengan daerah dataran rendah atau tepian pantai yang panas.

  3. 07-07-2010 pukul 17:41

    Dengan mengenal diri sendiri, seseorang akan sadar dan mengerti tentang kemampuan, karakter, potensi dan kekurangan yang dimiliki di bumi mana ia bertempat serta berdiam diri. Dengan pencapaian kesadaran itu pula, setiap individu yakin akan adanya kekuatan, kekuasaan Maha Besar yang berada jauh dibandingkan dengan dirinya.

  4. 09-07-2010 pukul 19:06

    Untuk kang Boed
    Assalamualaikum wr. wb..
    betul sekali ya kang… kadang kita tidak menyadari/mensyukuri nikmat Allah yang paling utama.. sehingga kadang kita tidak menyadari kalo itu adalah kenikmatan yang diberikan Oleh Allah… Subhanallah…
    Kang jangan bosen utk terus memberikan pencerahan kepada sodara2 kita ya kang. MERDEKAAA…!! kita adalah manusia merdeka.

    salam persaudaraan dari saya manusia yang sedang dalam pencarian…

    Wassalam
    yogi

  5. 11-07-2010 pukul 07:34

    sungguh pendalaman yang luar biasa. sedikit orang memang yang menyadari ini, maknya tak heran banyak orang yang stresssss, dan sakit jiwa…. hal ini telah membukatikan apayang disebutkan dalam ayat di atas… ya kang, kita tinggal pilih saja mu bersyukur atau stressss……. he…he…..

  6. 16-07-2010 pukul 08:21

    sudahkan kita mensyukuri nikmat Tuhan ?, padahal nikmatnya tiada terkira. Akhirnya anda datang lagi , mungkin sebuah hal yang sangat aku rindukan selama ini, meski sering lewat YM tapi lebih indah rasanya lewat blog

    • 11-09-2010 pukul 14:25

      Untuk dapat mentasyakuri nikmat Allah, harus dilakukan dengan mentafakuri betapa besar kasih sayang Allah. Hal-hal kecil dan besar yang mungkin luput dari pandangan kita sebagai manusia dapat diingatkan untuk selalu disyukuri. Bentuk atau wujud rasa syukur itu dapat dilakukan antara lain dengan beberapa cara :
      1. Bersyukur dengan hati dan perasaan
      2. Bersyukur dengan lisan
      3. Bersyukur dengan perbuatan
      4. Bersyukur dengan harta benda

  7. 28-07-2010 pukul 17:48

    memang nafas jadi nikmat yang sangat besar..salah satu nikmat patut disyukuri adalah kita terlahir sbagai seorang muslim.Alhamdulillah…

  8. 02-08-2010 pukul 18:18

    Betapa ni’matnya seorang hamba yang senantiasa bersyukur, salam persahabatan untuk kalian semua.

  9. 12-08-2010 pukul 20:02

    Insya ALlah…. Semoga kita bisa selalu mensyukuri nikmat-Nya….
    Subhanallaah…
    Apa yg termaktup dr cerita diatas menyadarkan aku.. ah bodohnya aku.. yg melupakan akan limpahan nikmatMU ya Allah…

  10. 12-08-2010 pukul 20:04

    Alhamdulillah… salah satu nikmat patut disyukuri adalah kita terlahir sbagai seorang muslim……

  11. ulfa
    21-08-2010 pukul 11:49

    Semoga kita selalu terbiasa menjadi hamba yg selalu bersyukur padaNya dari semua nikmat…
    Mulai dari diri kita, mulai dari hal2 yg keci dan mulai dr sekarang…….Alhamdulillah:D

    • 04-06-2011 pukul 22:56

      ya kpn lgi kita brsyukur mumpung msh ada wktu tuk mnysykri ny

    • 04-06-2011 pukul 23:01

      slm.knl za deh wt ulfa

  12. 11-09-2010 pukul 14:14

    Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 2 : “Allahil lazi ma fii samaawaati wa maa fil ardh” artinya: “Semua yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah”.

  13. 11-09-2010 pukul 14:14

    apabila dikaji lebih jauh, makna ayat tersebut adalah manusia dan semua mahluk ciptaan Allah hanya mendapatkan “pinjaman” saja.

  14. 11-09-2010 pukul 14:20

    Tidak ada sesuatu yang patut dibanggakan oleh mahluk melebihi kekuasaan penciptaNYA.

    • 11-09-2010 pukul 14:26

      Dengan mensyukuri nikmat Allah SWT manusia akan mendapat berkah dan karunia yang lebih banyak lagi dariNYA, sebagaimana QS Ad-Dhuha ayat 11 : “Dan terhadap Nikmat Tuhanmua, maka hendaklah kamu menyebutNYA (dengan bersyukur)”.Demikian pula QS. Ar-Rahman berkali-kali menyebutkan : “maka Nikmat Rabb yang manalagi yang kamu dustakan”. Bila masih ada Pertanyaan tentang adanya keraguan kita untuk tidak mensyukuri nikmat Allah, baiknya anda berhenti sejenak dari kesibukan dunia untuk menyadari segeralah bersyukur. Semoga Allah senantiasa meridhoi langkah hidup kita semua. Amien.

  15. 11-09-2010 pukul 14:21

    Oleh karena status kepemilikan segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah, maka sebagai “peminjam” suatu saat nanti harus dikembalikan atau diambil kembali oleh “sang pemilik”. Dalam kondisi inilah, tidak sepatutnya manusia mengingkari betapa besar karunia Allah SWT kepada manusia dengan bersikap misalnya: sombong, tinggi diri, takabur, dan lain sebagainya.

  16. 11-09-2010 pukul 14:21

    Sebagai peminjam yang baik, kita seharusnya merawat dan menjaga pinjaman tersebut dengan baik. Tentu saja bentuknya dengan selalu mensyukuri ni’mat Allah dengan lisan dan perbuatan.

  17. 11-09-2010 pukul 14:22

    Selanjutnya Alah berfirman dalam QS.Ibrahim ayat 7 : “la in syakartum laa adziidanakum wa la’in kafartum inna azabi lasyadid” artinya “sesungguhnya jika (kamu) bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkari (nikmat-KU) maka sesungguhnya azab-KU akan sangat pedih”.

    • 11-09-2010 pukul 14:22

      Makna ayat tersebut secara sederhana dapat diartikan, adanya reward bagi yang melakukan (syukur nikmat), namun ada punishment bagi yang tidak melakukan (kufur nikmat).

      • 11-09-2010 pukul 14:23

        Sejauh ini kita tidak cukup cerdas untuk konsisten memahami betapa rasa syukur itulah yang akan membuat manusia menemukan cahaya illahi dalam kehidupannya. Contoh sederhana adalah betapa nikmat Allah berupa adanya Oksigen atau Zat Asam yang kita hirup untuk tetap hidup. Sampai saat ini tidak perlu dibeli, namun kualitasnya dari waktu ke waktu semakin buruk karena ulah manusia seperti polusi udara, penebangan hutan dan berbagai bentuk kerusakan yang disebabkan oleh keserakahan manusia.

  18. Endang Gunawan
    30-01-2011 pukul 23:35

    stlh skian lama sy baru mnyadari tntang nikmat yg tlah Allah berikan kpd sy.slama ini sy tlh kufur nikmat dn sllu mrasa kurang pdhal klo sy mlihat kbawh..??

  19. FREEMAN
    24-04-2011 pukul 00:22

    nikmat itu rilex, santai

  20. 04-06-2011 pukul 22:36

    ulfa :
    Semoga kita selalu terbiasa menjadi hamba yg selalu bersyukur padaNya dari semua nikmat…
    Mulai dari diri kita, mulai dari hal2 yg keci dan mulai dr sekarang…….Alhamdulillah:D

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: