Beranda > islam, Petuah, syukur > Cahaya Syukur Nikmat dalam Pelukan Penyerahan Diri Total

Cahaya Syukur Nikmat dalam Pelukan Penyerahan Diri Total

Cahaya Syukur Nikmat dalam Pelukan Penyerahan Diri Total

Cahaya Syukur Nikmat dalam Pelukan Penyerahan Diri Total

Hmm.. suatu hari.. ketika itu sudah sore.. langit cerah… weleh weleeeeh gaya beneeer.. yaaa.. hihihi.. saya dan ki awing sedang berjalan.. tiba tiba… ki Awing tertegun dan terdiaaaam.. katanya… sungguh luar biasa cahaya  marifat orang itu… sambil tangannya menunjuk… seorang kakek tua pedagang es goyobod… ooo… saya akhirnya ikut bengong memandang… *manggut manggut*… alias tidak mengerti…

Akhirnya kita berdua membeli es dan mengajak bicara kakek tersebut… eee… ternyata kakek tadi sudah mau pulang dan kami di ajak bertamu kerumahnya… hehehe… susah yaa cerita itu *jangan diketawain*… singkat cerita… *udahan yaaa*… hihihi… Sesampainya dirumah si Kakek tadi… kami kaget ada dua mobil keluaran baru terparkir di depan rumahnya… eee… kakek tersebut seperti mengerti keheranan kami berdua… ayo masuk keruang shallat mas biasa anak cucu kakek sedang main.. mari… katanya…

Hmm.. satu ruangan sederhana… asri dan dingin.. akhirnya kami duduk dan mulai berbicara :

A      : Kiii… kenapa aki masih dagang diusia setua ini…

Aki   : hehehe… mas… aki dah biasa begini.. apalagi nenek dah gak ada… kalau diam rasanya badan ini sakit semua…

A       : teruuus.. khan anak aki dah hebat hebat yaaa…

Aki   : Allhamdulillah mas… ya.. anak aki dah mandiri.. semua dah punya rumah sendiri..

Singkat cerita :

A      :  Aki mohon maaf yaaa… tadi saya diperlihatkan satu penglihatan… cahaya ma’rifat aki yang luar biasa terangnya dan mencorong indah dan luaaar biasa ki… boleh kita tahu ritual yang biasa aki lakukan setiap hari…

Aki   :  hmm… cahaya apa yaaa… aki gak mengerti yang begitu begitu… aki mah bodo… gak bisa apa apa…

A      :  *bingung*.. geleng geleng kepala… aaah masa aki terlalu merendaaah…

Aki   :  beneer mas.. aki bodo.. gak mengerti apa apa… hanya shallat saja…

A      :  ooo… kalau begitu apa yang aki baca… *tambah penasaran*…

Aki   :  waaah.. apalagi mas… aki tahunya bacaan shallat saja…

A      :  akhirnya kami terdiam *manggut manggut*.. eee.. kiii kenapa sajadah di sini kok ditumpuk begini dari yang besar ke yang kecil… berapa tumpuk kiiii…

Aki   :  ya, mas tujuh lapis mas… sebagai pertanda tujuh lapisan… yayaya… bumi… langit… bahkan diri kitaaa…

A      :  *naaaaah akhirnya*… terus sebenarnya bagaimana yang aki lakukan… ada ritualnyakah.. atau ikut tarekatkah… atau kebatinankah… atau apa kiii… tolong dijelaskan… *Muka Melas Mode ON*…

Aki   :  sebenarnya aki malu mau cerita juga… tapi karena mas paksa paksa terus… yaa sudah aki cerita… tapi jangan di ketawain…

A      :  yayayaya… *semangat 45*…

Aki   :  terdiam sejenak… *merenung kali*… yayaya… aki dari muda seumur kalian dulu… hanya mencoba belajar sabaaar… dalam segala hal… ikhlas dan ridha dalam menjalani kehidupan.. sesulit apapun aki dan nini dulu tetap tersenyum.. dan selalu belajar bersyukur walaupun kadang sulit maaas… dan benaaar maas dalam ketenangan dan kepasrahan hidup… aki dapat belajar banyak hikmah hikmah dalam perjalanan hidup dan pengalaman aki sendiri… kadang sakit sekali eee… akhirnya indah luar biasa…

A       :  *masih penasaran*… terus ritual yang dilakukannya apa… kiiii…

Aki   :   ritual apa yaa.. perasaan aki gak pernah ritual…

A       :  *manggut manggut*… terus yang biasa aki kerjakan apaaa…

Aki   :  ooo gitu mas… sebenarnya aki gak pernah melakukan apa apa… tapi sudah tujuh tahun ini sepeninggal nenek… aki tiap malam hanya duduk merenungkan kebesaranNYA… terus aki shallat tahajud… setelah itu aki hanya duduk diam… mencoba mensyukuri semua yang aki terima hari ini… satu persatu aki ucapkan… sampai tak terasa adzan subuuuh… begitu saja maaas… selama tujuh tahun ini aki hanya duduk tiap malam disini diatas sajadah iniiii… semua perasaaan aki rasa syukur aki aki tumpahkaaan… semua kepasrahan aki serahkan… aki hanya menangis.. menyadari dan mensyukuri nikmat yang aki terima… yaaa hanya itu maaas… hanya itu saja…

A       :  *terbengoong.. diam*..

Aki   :  Sebenarnya aki malu mau menceritakan ini… karena aki bodoh sekali.. bahkan aki hanya mengerti ayat ayat al’quran yang biasa dipakai shallat saja… malu nak…

A      :  waaaah pengalaman yang luar biasa ki… terima kasih banyak.. aki mau bercerita..

Akhirnya kami pamitaaaan…

Hmm… luar biasa… pencapaian seorang anak manusia… padahal hanya seorang kakek tua sederhana, seorang pedagang es goyobod…  tidak mengerti macam macam… hanya berusaha  menyadari keadaan dirinya… selalu pasrah dalam ketiada berdayaan *laa hawla walla quwata*… menjaga ketenangan jiwa… Eling dalam kesadaran… Waspada dalam melangkah dan mengambil hikmah perjalanan.. belajar sabar… ikhlas… ridhaaa.. tawakaaal… dan bersyukur senantiasa… bahkan setiap malam… yayayaya… setiap malam tak pernah lupa  duduk diam dalam tangis ucapan syukur… bahkan dia syukuri satu persatu NIKMAT ALLAH selama sehari itu… yang walau bahasanya bahasa sendiri… bahasa alakadarnya.. tetapi… keluar dari lubuk hati yang paling dalam.. dan terutama.. TASTEnya… yayaya… TASTEnya telah didapatkan… sehingga cahayanya ruaaaaaaar biasaaaaaaaa.. jarang sekali kita temukan… bahkan alam semestapun merespons luar biaaasa…

Mudah mudahan.. kisah ini dapat kita ambil hikmahnya.. untuk bekal perjalanan kita selanjutnya.. semoga bermanfaat…. segala sesuatu hal sekecil apapun jika dilakukan kontinue tak pernah putus bertahun tahun lamanya sepanjang hidupnya menghasilkan hal yang luar biasa.. bukan teori yang didapatkannya.. melainkan RASA.. FREKWENSI HATI yang penuh CINTA kepada ALLAH hingga masuk dalam DIAM dikeDIAManNYA.. merasakan KeleZATanNYA.. wallahuallam..

Youtube OPICK “Khusnul Hotimah”..

😆😆😆😆😆

RAIHLAH JATI DIRI MANUSIA.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank

I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  1. 08-07-2010 pukul 10:49

    Lama nggak kesini, ijinkan mengamankan pertamax…
    Boleh kan?

    • 08-07-2010 pukul 10:50

      Assalamualaikum kang Boed…
      Maaf lama saya nggak berkunjung kemari.

      Pokoknya I Love You Fullllllllllllllllllllllll

      • KangBoed
        08-07-2010 pukul 11:00

        Wasalamualaikum Pak Mars Yang baik.. maaf saya juga masih curi curi waktu sudah dua bulan gak posting

        salam sayang dan kengen selalu

  2. 08-07-2010 pukul 11:05

    Insya ALlah…. Semoga kita bisa selalu mensyukuri nikmat-Nya

  3. 10-07-2010 pukul 11:59

    BIsmillaah
    Assalamualaikum wr.. wb..

    Subhanallaah…
    Apa yg termaktup dr cerita diatas menyadarkan aku.. ah bodohnya aku.. yg melupakan akan limpahan nikmatMU ya Allah…
    kang Boed…
    perkenankanlah kiranya aku mampir dan ikut merenungi nikmat Allah yg telah aku terima dalam pencarianku ini..
    dan utk menghilangkan rasa dahaga ini.
    Kang Boed semoga mau menerima orang bodo ini yg msh silau dengan silaunya dunia..

    Salam persaudaraan dan i love u pull jg ya kang Bud.

    wassalam
    yogi

    nb.: kang Boed bolehkah aku diberitahu alamt kang Boed. Semoga Allah meridhoi ku yg punya keinginan bertemu dg kangboed dan bp. PJ (tahunya dari koment nyasar)
    jadi tanggal 21 ya Kang Boed..?

  4. 14-07-2010 pukul 07:53

    Kisah yang sangat inspiratif

  5. mas wi
    18-07-2010 pukul 14:38

    ass wr wb Kang Boed, antos lami abdi teuk mampir kadieuk. Kumaha wartosna? damang kan Kang? Smg rahmat taufiq dan hidayah Allah SWT sll dilimpahkan pada Kang Boed sekel. Trm ksh tulisannya mudah2 an aq bisa mencontoh kakek tsb dng istiqomah.
    Tulis terus Kang Boed agar kami bisa ngangsu kawruh dan mendapat pencerahan dari tulisan2 Kang Boed. Salam cinta damai dan penuh kasih sayang. I lop u pul.

  6. 07-08-2010 pukul 09:38

    pokoknya postingan Kang Boed nggak TOP BGT, kapan update lagi Kang ?

  7. 12-08-2010 pukul 20:01

    Insya ALlah…. Semoga kita bisa selalu mensyukuri nikmat-Nya….
    Subhanallaah…
    Apa yg termaktup dr cerita diatas menyadarkan aku.. ah bodohnya aku.. yg melupakan akan limpahan nikmatMU ya Allah…

  8. 20-08-2010 pukul 09:40

    dengan mengucapkan syukur maka ada berkat dari Tuhan

  9. 11-09-2010 pukul 13:59

    Arti syukur adalah berterima kasih, dan nikmat adalah memiliki arti enak, sedap, lezat, karunia, anugrah, dsb. Keduanya sama-sama berasal dari bahasa arab. Syukur nikmat adalah berarti berterimakasih atas suatu anugerah atau pemberian. Dalam hal ini nikmat datang dari Tuhan YME yaitu Allah SWT.

  10. 11-09-2010 pukul 14:01

    Berapa banyak kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita sebagai hamba-Nya. Sudahkah kita bersyukur ?

  11. 11-09-2010 pukul 14:02

    Jika kita hitung-hitungnyapun, kita tidak akan sanggup menghitungnya. Ini artinya betapa banyak kenikmatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita, maka sudah selayaknya kita senantiasa bersyukur terhadap kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita.

  12. 11-09-2010 pukul 14:03

    Syukur terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT, akan membuat nikmat itu sendiri bertambah. Sementara sebaliknya, ingkar/kufur nikmat yang diberikan-Nya, akan membuat diri kita terkena azab dari-Nya, sebagaimana Allah SWT berfirman:

    Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Q.S. Ibrahim[14]: 7)

  13. 11-09-2010 pukul 14:03

    Dalam An-Nahl juga disebutkan, ”Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (Q.S. An-Nahl [16]: 78)

  14. 11-09-2010 pukul 14:04

    Ini artinya, saat kita lahir, kita tidak tahu apa-apa, tidak ada ilmu pengetahuan yang kita miliki. Yang kita miliki hanya ‘naluri’ saja. Seorang bayi yg menangis menandakan si bayi mengirim naluri kepada orang tuanya bahwa ada sesuatu yg tidak dia sukai, entah mengompol, buang air, dan sebagainya.

  15. 11-09-2010 pukul 14:05

    Tahapan berikutnya, barulah diajarkan kemampuan mendengar, melihat, berbicara, akal budi, dan sebagainya. Maka hati, mata, dan telinga harus menjadi sarana untuk bersyukur kita kepada-Nya.

  16. 11-09-2010 pukul 14:06

    Syukur kita adalah menggunakan nikmat yang kita dapatkan untuk menyempurnakan ibadah kita sesuai dengan ketentuan-Nya sebagai manifestasi ketaatan kita pada-Nya. Sebagaimana firman-Nya:

    “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Q.S. Al-Asyr [103]: 1-3)

  17. 11-09-2010 pukul 14:06

    Oleh karena itu, marilah kita syukuri nikmat yang Allah SWT berikan dengan meningkatkan iman, takwa, ilmu dan amal sholih kita, agar nantinya kita jangan termasuk golongan orang-orang yang rugi. Apabila manusia taat kepada-Nya, maka kedudukan dia akan terangkat melebihi kedudukan malaikat. Sementara jika dia kufur, maka kedudukan dia akan di bawah jauh melebihi di bawah kedudukan binatang. Wallahu A’lamu bi-ash-shawab.

  18. Hanafi
    05-10-2010 pukul 08:11

    alhamdulillah,,,makasih banyak,,,

  19. 08-06-2011 pukul 04:43

    assalam mualaikum kang boed…..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: